TUAL, JENDELAMALUKU.COM – Wali kota Tual Akhmad Yani Renuat terus mendorong penguatan ketahanan pangan daerah, tidak hanya melalui stabilisasi harga, tetapi juga lewat perubahan pola konsumsi masyarakat.
Ia mengampanyekan Gerakan Selamatkan Pangan melalui aksi Stop Boros Pangan sebagai langkah membangun kesadaran warga agar lebih bijak dalam mengelola makanan.
“Diharapkan kepedulian kita semua, untuk dapat menjaga ketersediaan pangan dari laut sebagai hulu pangan hingga di meja keluarga sebagai pemanfaatan pangan yang berkualitas tercukupi, aman dan tidak terbuang sia-sia,” ujar, Renuat saat membuka Peringatan Hari Pangan Sedunia, Jumat (16/10/2026).
Menurutnya setiap pangan yang dikonsumsi adalah sebuah proses yang menentukan kualitas mata rantai kehidupan.
Ia juga mendorong masyarakat memasak dan menyajikan makanan sesuai porsi kebutuhan serta mendonasikan makanan berlebih kepada yang membutuhkan.
“Pangan harus diselamatkan, dimulai dari diri kita sendiri dengan stop boros pangan, makan sesuai kebutuhan, habiskan, jika ada sisa bawa pulang atau simpan dengan baik untuk konsumsi berikut,” pintanya.
Bagi Renuat, perubahan kebiasaan kecil di tingkat rumah tangga akan berdampak besar terhadap ketahanan pangan daerah.
“Hal tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman,” pungkasnya.







