TUAL, JENDELAMALUKU.– Perayaan HUT ke-12 Partai Perindo di Desa Fiditan, Kota Tual, menyisakan kisah haru, Jumat (9/10/2026).
Di tengah acara syukuran dan peletakan batu pertama Kantor DPD Perindo Kota Tual, Ketua DPW Perindo Maluku, Welhelm Alexander Kurnala, memberikan santunan kepada 26 janda, anak yatim piatu, dan penyandang disabilitas.
Momen haru bermula saat seorang anak penyandang disabilitas maju menerima santunan. Kurnala tergerak dan menawarkan bantuan beasiswa hingga lulus sekolah.
Tak hanya itu, di kerumunan warga, Kurnala melihat Kristo Metubun (19), penyandang tunadaksa yang mengalami lumpuh kaki. Kristo yang juga seorang yatim piatu dan tinggal bersama walinya itu kemudian mendapat perhatian khusus.
“Nyong, saya bantu biaya operasi hingga sehat dan pulih. Harus bisa bekerja untuk menopang hidup ke depan,” ujar Kurnala, pemilik Maluku City Mall (MCM) itu.
Kurnala menegaskan bantuan tersebut murni kemanusiaan tanpa melihat latar belakang suku, agama, dan ras.
“Ini murni bentuk kemanusiaan atas kondisi yang dialami masyarakat yang ditemui,” katanya.
Sementara itu, Kristo mengaku awalnya hanya datang untuk menerima santunan tanpa berani bermimpi bisa berjalan normal lagi karena keterbatasan biaya.
“Saya datang hanya untuk terima santunan. Selama ini tidak berani bermimpi bisa jalan normal,” kata Kristo.
Ia menceritakan, kelumpuhan itu dialami akibat kecelakaan jatuh dari pohon kelapa pada 2024.
“Susah kalau ke mana-mana harus dibantu orang, kadang frustasi juga. Saya bersedia menerima bantuan dan berterima kasih kepada Bapak Kurnala,” pungkasnya.







