Internasional

Zohran Mamdani Menang Pemilu, Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York

×

Zohran Mamdani Menang Pemilu, Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York

Sebarkan artikel ini

Pemilu New York

5/11/2025 - Zohran Mamdani
Politisi progresif Zohran Mamdani resmi memenangkan pemilihan Wali Kota New York. (Courtesy - Al Jazeera)

NEW YORK, JENDELAMALUKU.COM — Politisi progresif Zohran Mamdani resmi memenangkan pemilihan Wali Kota New York pada Selasa (4/11/2025) waktu setempat, mengalahkan mantan Gubernur Andrew Cuomo dalam kontestasi yang mencatat partisipasi pemilih tertinggi dalam sejarah kota tersebut.

Kemenangan Mamdani ini menandai tonggak sejarah baru: ia menjadi Wali Kota Muslim pertama sekaligus keturunan India pertama yang memimpin kota terbesar di Amerika Serikat.

Dalam hasil awal, Mamdani unggul dengan 46 persen suara, sementara Cuomo memperoleh 32 persen, dan kandidat Partai Republik Curtis Sliwa tertinggal di posisi ketiga dengan 16 persen.

Kampanye Progresif dan Dukungan Akar Rumput

Menurut laporan Al Jazeera, Mamdani, 34 tahun, berhasil membangun basis dukungan luas melalui kampanye akar rumput yang intens, mencakup door-to-door canvassing, kampanye multibahasa, serta pengorganisasian komunitas lokal di berbagai wilayah New York.

Pendekatan tersebut menarik simpati lintas demografi dari pemilih muda, pekerja migran, hingga komunitas minoritas yang menilai Mamdani sebagai simbol perubahan dari politik tradisional kota itu.

“Saya mencintai kota ini karena keberagamannya. Kini saatnya New York benar-benar dipimpin oleh rakyatnya sendiri,” ujar Mamdani dalam pidato kemenangannya di Queens, dikutip dari Al Jazeera.

Latar Belakang dan Visi

Zohran Kwame Mamdani lahir di Kampala, Uganda, dan pindah ke New York pada usia tujuh tahun.

Ia merupakan putra dari akademisi ternama Mahmood Mamdani dan sutradara asal India Mira Nair. Sebelum masuk dunia politik, ia bekerja sebagai konselor perumahan bagi keluarga berpenghasilan rendah.

Sebagai demokrat sosialis, Mamdani mengusung platform progresif yang menitikberatkan pada redistribusi kekayaan dan perluasan layanan publik.

Beberapa program utamanya meliputi:

  • Bus gratis di seluruh kota pada 2027,
  • Pembekuan sewa untuk unit apartemen yang distabilkan,
  • Pembentukan Badan Pembangunan Perumahan Sosial,
  • Pajak tambahan bagi individu berpenghasilan di atas USD 1 juta per tahun, serta
  • Pengalihan sebagian dana kepolisian untuk Departemen Keamanan Komunitas baru.

Tantangan dan Kritik

Kendati meraih kemenangan besar, Mamdani menghadapi tantangan berat dalam mewujudkan program-programnya.

Cuomo dan para pendukungnya sebelumnya mengkritik Mamdani sebagai kurang berpengalaman dalam administrasi publik dan dinilai belum siap menghadapi birokrasi kompleks Kota New York.

Namun, hasil pemungutan suara menunjukkan bahwa warga New York justru menginginkan arah baru.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM