NasionalUtama

Menkomdigi: Keamanan Anak di Dunia Digital Dimulai dari Keluarga

×

Menkomdigi: Keamanan Anak di Dunia Digital Dimulai dari Keluarga

Sebarkan artikel ini

Ruang Digital

24/12/2025 - ruang digital
ILUSTRASI: Ruang digital anak. (FREEPIK)

JENDELAMALUKU.COM – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan, upaya melindungi anak dari berbagai risiko di ruang digital tidak dapat hanya bertumpu pada regulasi pemerintah.

Peran keluarga, khususnya orang tua, menjadi kunci utama dalam memastikan anak dapat menggunakan internet secara aman dan bertanggung jawab.

Hal tersebut disampaikan Meutya Hafid saat peringatan Hari Ibu ke-97 yang digelar di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Senin (22/12/2025).

Ia menyoroti semakin besarnya tantangan yang dihadapi anak-anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

“Peran orang tua di rumah tetap yang paling menentukan. Kebijakan negara hanya akan efektif jika didukung pengawasan dan pendampingan dari keluarga,” ujar Meutya.

Menurutnya, ruang digital saat ini telah menjadi bagian dari keseharian anak-anak, baik untuk belajar, berkomunikasi, maupun hiburan.

Kondisi tersebut menuntut keterlibatan aktif para ibu dalam mengarahkan penggunaan gawai dan internet agar tetap aman dan sesuai usia.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peran keluarga, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Regulasi ini mewajibkan platform digital, terutama media sosial, untuk membatasi akses anak terhadap konten yang berpotensi membahayakan.

“Melalui PP TUNAS, negara hadir untuk memberikan rasa aman dan meringankan beban orang tua dalam melindungi anak dari berbagai ancaman digital, seperti konten pornografi, judi online, eksploitasi seksual, hingga predator daring,” jelas Meutya.

Dalam momentum Hari Ibu, Menkomdigi juga menyampaikan apresiasi kepada para perempuan, khususnya pegawai perempuan di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital, yang terus berkontribusi bagi negara sembari menjalankan peran dalam keluarga.

Ia berharap penguatan peran perempuan dan keluarga dapat menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang sehat, aman, dan berdaya saing.

“Ketika anak-anak terlindungi dengan baik, masa depan bangsa akan lebih terjamin. Perempuan yang berdaya dan keluarga yang kuat adalah kunci menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Meutya.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM