Ambon

Warga Tanah Rata Ambon Keluhkan Krisis Air Bersih, Distribusi Bantuan Dinilai Belum Merata

×

Warga Tanah Rata Ambon Keluhkan Krisis Air Bersih, Distribusi Bantuan Dinilai Belum Merata

Sebarkan artikel ini

Distribusi Air Bersih

5/1/2026 - Air Bersih
ILUSTRASI: Warga keluhkan krisis air bersih di Tanah Rata, Batu Merah, Kota Ambon. (Freepik)

AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Macetnya penyediaan air bersih oleh PT Dream Sukses Airindo (DSA) memicu keluhan warga Tanah Rata, Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Sejumlah warga mengaku sangat terdampak akibat terhentinya suplai air bersih yang selama ini menjadi sumber utama untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, minum, dan keperluan rumah tangga lainnya.

Sebagai langkah antisipasi atas gangguan tersebut, Pemerintah Kota Ambon menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki berkapasitas sekitar 1.300 liter di beberapa titik per rayon.

Namun demikian, pendistribusian bantuan air tersebut dinilai belum merata, sehingga masih terdapat warga terdampak yang belum mendapatkan pasokan air.

Salah seorang warga Tanah Rata, Wa Amina (61), mengungkapkan bahwa krisis air bersih telah dirasakan warga selama kurang lebih dua minggu terakhir.

“Sudah sekitar dua minggu air macet. Kami sangat kesulitan air untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Wa Amina saat ditemui Jendela Maluku, Minggu (4/1/2026).

Ia mengaku terpaksa membeli air dari mobil tangki swasta untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Menurutnya, harga satu tangki air mencapai Rp200.000 dan hanya dapat mencukupi kebutuhan selama sekitar dua minggu jika digunakan secara hemat.

“Kalau dipakai irit, air itu bisa bertahan sekitar dua minggu,” ujarnya.

Wa Amina berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi permasalahan tersebut agar distribusi air bersih kembali normal.

“Kami berharap pemerintah bisa segera menangani masalah ini supaya air bisa kembali lancar,” tutupnya.

Sebagai informasi, sebelumnya PT Dream Sukses Airindo (DSA) menghentikan sementara distribusi air bersih di sejumlah wilayah di Kota Ambon akibat gangguan pada sistem penyaluran.

Wilayah terdampak antara lain Desa Tanah Rata, Batu Merah Puncak, Galunggung, Kebun Cengkeh, Gadihu, dan beberapa kawasan lainnya.

Penghentian distribusi tersebut memicu keluhan warga karena berlangsung cukup lama dan berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.(*)

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM