LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM – Jembatan Dian-Tettoat di Kecamatan Hoat Sorbay, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Provinsi Maluku, belum juga rampung.
Jembatan yang telah menghabiskan anggaran puluhan miliar APBD Maluku tersebut, kini terbengkalai, pasalnya uji beban tak kunjung dilakukan pihak PUPR Maluku.
Ironisnya, kendaraan roda dua hingga roda empat bahkan bermuatan berat pun, kerap melintasi jembatan setengah rampung tersebut.
Warga pun diliputi rasa was-was jika Jembatan ini tidak bertahan lama, dan terkesan pengerjaan hanya untuk menutupi pemeriksaan Kejati Maluku.
“Jangan-jangan penyelesaian jembatan hanya formalitas, hingga kini belum tau kapan uji beban digelar,” kata Amri salah seorang warga, Senin (2/2/2026).
Menurutnya, kendaran berat kerap melintasi apa tak menganggu fisik jembatan.
“Kami khawatir jembatan ini umurnya bakalan pendek dan tidak bertahan lama, penyelesaian setengah-setengah seolah menghindari pemeriksaan Kejati Maluku,” kesalnya.
Sementara Kepala Bidang Bina Marga PUPR Maluku Miranda Ohoitimur saat dihubungi melalui pesan singkat Whatsap mengatakan.
“Memang harapan kita semua Jembatan ini dapat segera melayani masyarakat,” kata dia
Namun, lanjutnya Komisi Keamanan Jembatan Terowongan Jalan (KKJTJ), Balai Keamanan Jembatan dan Terowongan Khusus Kementerian PU serta Dinas PUPR Provinsi Maluku sangat mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan.
“Sehingga proses presentasi untuk penyampaian hal-hal detail yang diminta oleh KKJTJ wajib kita penuhi untuk mendapat rekomendasi uji beban dapat dilaksanakan dari KKJTJ,” pungkasnya.







