LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM – Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, harga bumbu dapur di Pasar Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), terpantau turun walaupun hanya selisih tipis.
Misalnya, pada Selasa (3/2/2026) harga cabai rawit dan cabai keriting turun Rp. 100 ribu dari harga sebelumnya Rp. 120 ribu per kilo.
Sedangkan, tomat jenis apel produksi petani lokal terpantau normal, dibandrol Rp. 30 ribu per kilo, belum ada tanda kenaikan.
Sementara, bawang merah dan putih kompak berada di angka Rp. 60 ribu naik dari harga seblumnya Rp. 50 ribu per kilo.
Kol Rp. 40 ribu per kilo, buncis Rp. 30 ribu per kilo, kentang Rp. 40 ribu per kilo, wortel Rp. 50 ribu per kilo.
Mina Ohaoirat salah satu pedagang di pasar Langgur mengatakan, masuk bulan Ramadan biasanya akan terjadi lonjakan pada harga cabai.
“Komoditas yang paling sering melonjak di bulan ramadan pasti cabai, apalagi jika cuaca tidak bersahabat dan keterlambatan pasokan dari luar daerah,” ungkapnya.
Namun, kata Mina sekalipun mahal cabai masih tetap jadi primadona, terbukti selalu laris walaupun harganya mahal.
“Namanya kebutuhan masakan, pasti jadi pilihan untuk menambah cita rasa dan selera makan, biasanya harga akan melonjak di awal ramadan,” jelasnya.







