AmbonBerita

Pipa Bocor Diduga Akibat Proyek Mie Gacoan, Toko Mebel di Ambon Terendam Banjir Rugi Ratusan Juta

×

Pipa Bocor Diduga Akibat Proyek Mie Gacoan, Toko Mebel di Ambon Terendam Banjir Rugi Ratusan Juta

Sebarkan artikel ini

Ambon

JENDELAMALUKU.COM  – Kebocoran pipa air milik Perumdam Tirta Yapono yang diduga dipicu aktivitas pembangunan gedung Mie Gacoan menyebabkan Toko Sarinah Jaya Mebel di Jalan Rijali, Kelurahan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, terendam banjir pada Kamis (7/5/2026).

Akibat insiden tersebut, berbagai barang dagangan seperti sofa, spring bed, dan perlengkapan mebel lainnya mengalami kerusakan parah. Total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Perwakilan pemilik Sarinah Jaya Mebel, Sampe, mengaku selama hampir tiga puluh tahun menempati lokasi itu, pihaknya tidak pernah mengalami persoalan serupa, bahkan saat terjadi bencana alam besar.

“Kita sudah kontrak dari pemilik lahan hampir tiga puluh tahun dan tidak pernah ada masalah seperti ini,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Baja Juga :  PLN UIW MMU Gerak Cepat Pulihkan Kelistrikan Ambon, Petugas Berjibaku di Lapangan

Ia menjelaskan, meski wilayah tersebut pernah diguncang gempa bumi berkekuatan lebih dari enam skala Richter, bangunan maupun lingkungan sekitar tetap aman.

“Tapi setelah pembangunan gedung Mie Gacoan ini sekitar dua bulan terakhir, baru terjadi kejadian seperti ini,” katanya.

Menurut Sampe, berdasarkan keterangan karyawan di lokasi, saat proses pengerukan di area belakang bangunan Mie Gacoan berlangsung, alat berat diduga sempat mengenai pipa air hingga pecah.

“Katanya waktu keruk di belakang itu ada kena pipa, lalu pipa pecah dan ditutup. Diduga karena sudah ada goyangan, akhirnya rembesannya merembet ke dalam,” jelasnya.

Ia khawatir kondisi tersebut dapat memicu kerusakan lebih besar jika tidak segera ditangani. “Sekarang sudah ada rembesan sedikit lagi di sini. Takutnya besok jalan ini juga bisa keluar air,” tambahnya.

Baja Juga :  PLN Tual Hadirkan Layanan One Day Service di Momen HUT Kota Tual

“Kerugian kami sangat besar, termasuk mebeler, sofa, spring bed dan barang lainnya. Diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah,” tutup Sampe.

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kota Ambon, Ronald F. Pattipawaey, memastikan pekerjaan di area jalur pipa untuk sementara dihentikan hingga ada penyelesaian terkait penanganan jaringan pipa tersebut.

“Sekarang mereka harus bicara dengan pemilik Mie Gacoan supaya segera tutup pipanya itu lalu dipindahkan. Nanti tinggal atur saja soal biayanya bagaimana,” ujarnya.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM