AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Bandara Internasional Pattimura Ambon memprediksi puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah akan terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026 (H+8).
Jumlah penumpang pada hari tersebut diperkirakan mencapai 3.843 orang, melampaui puncak arus mudik sebelumnya.
General Manager Bandara Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi kepadatan pada periode tersebut dengan merencanakan perjalanan lebih awal.
“Kami mengimbau kepada seluruh calon penumpang yang akan melakukan perjalanan pada masa arus balik untuk melakukan perencanaan perjalanan dengan baik, mengingat adanya potensi kepadatan tinggi pada tanggal 29 Maret mendatang,” ujarnya.
Sebelumnya, puncak arus mudik tercatat terjadi pada 15 Maret 2026 (H-6) dengan total 3.687 penumpang.
Angka ini meningkat 60 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 2.310 penumpang, sekaligus menunjukkan tingkat pemulihan sebesar 84 persen dibandingkan trafik tahun 2019 sebelum pandemi.
Selain penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan.
Pada hari puncak mudik, tercatat 39 pergerakan pesawat atau naik 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Johan menambahkan, kelancaran operasional selama periode mudik merupakan hasil kesiapan fasilitas dan koordinasi lintas instansi yang berjalan optimal.
“Kami bersyukur operasional berjalan lancar meskipun terjadi lonjakan pergerakan. Dengan dukungan Airport Operation Control Center (AOCC), kami dapat memantau pergerakan secara real-time dan memastikan rata-rata waktu tunggu penumpang di area check-in tetap optimal di kisaran 9 menit,” jelasnya.
Dari sisi rute, penerbangan menuju Jakarta (CGK) mendominasi dengan kontribusi 37 persen, disusul Makassar (UPG) sebesar 19 persen dan Surabaya (SUB) sebesar 11 persen.
Untuk mendukung kenyamanan penumpang, pihak bandara memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi optimal, termasuk penyediaan 220 unit trolley dan 913 kursi ruang tunggu.
Bandara Pattimura juga memastikan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan seperti Lanud Pattimura, kepolisian, Balai Kekarantinaan Kesehatan, dan Basarnas terus diperkuat guna menjaga keamanan dan pelayanan hingga berakhirnya masa posko angkutan Lebaran pada 30 Maret 2026.(*)







