JENDELAMALUKU.COM — Bus rombongan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadja Mada (UGM) yang sedang menjalankan tugas pengabdian masyarakat di Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku terbalik.
Kecelakaan tunggal tersebut terjadi saat bus yang membawa 16 orang mahasiswa KKN UGM melintas di jalan turunan antara Kampung Babar dan Desa Werwaru, tepatnya di jalan menuju Bandara Tiakur pada Jumat (16/1/2026).
Akibat insiden tersebut, semua mahasiswa mengalami luka-luka.
Mereka lalu dilarikan ke RSUD Tiakur dengan menggunakan mobil patroli polisi.
Kasat Lantas Polres Maluku Barat Daya, Iptu Petra C. Tuasuun mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut bermula saat bus milik dinas BKKBN Maluku Barat Daya yang membawa rombongan mahasiswa KKN UGM bergerak menuju Kota Tiakur.
Saat melintas di lokasi kejadian, bus yang melaju dengan kecepatan tinggi berusaha menghindari sebuah kendaraan umum yang bergerak dari arah berlawanan.
“Akibatnya bus keluar dari badan jalan. Pengemudi sempat berupaya mengendalikan kendaraan untuk kembali ke jalur semula, namun karena kondisi jalan menurun sopir kehilangan kendali hingga kendaraan akhirnya terbalik di sisi jalan,” kata Petra kepada wartawan, Jumat.
Adapun sopir bus tersebut diketahui merupakan seorang mahasiswa KKN UGM bernama Kristoforus Karol Ardianto Mali.
Menurut Petra, dari total 16 mahasiswa yang ada dalam bus tersebut, tiga mahasiswa mengalami luka-luka yakni Fauzi Nauval (22), mengalami luka lecet dan luka robek pada pergelangan tangan kanan serta punggung tangan kanan.
Kemudian, Riana Sekar Mawardi (21), mengalami luka robek pada bagian kepala sebelah kanan. Lalu, Safira Cahaya Hati (20), mengalami benturan pada pundak sebelah kanan dan telah menjalani pemeriksaan rontgen, saat ini masih menunggu hasil medis lanjutan.
“Ketiga korban luka saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Tiakur, sementara para korban lainnya dalam kondisi stabil,” ujar Petra.
Setelah menerima informasi soal kejadian itu, petugas Satlantas Polres Maluku Barat Daya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk membantu evakuasi para korban.
Selanjutnya, Polisi juga mengamankan bus milik BKKBN tersebut ke Polres.
“Seluruh korban dievakuasi menggunakan mobil patroli Polres MBD dan dibawa ke RSUD Tiakur untuk mendapatkan penanganan medis, dan untuk bus telah diamankan,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Maluku Barat Daya, AKBP Budhi Suriawardhana menyampaikan keprihatinannya atas terjadinya kecelakaan tersebut.
“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Polres MBD akan terus memantau kondisi para korban hingga benar-benar pulih. Kami juga telah memerintahkan jajaran untuk menangani peristiwa ini secara profesional dan humanis,” ujarnya.







