Dalam konteks ini, PLN terus memperkuat perannya melalui peningkatan kualitas layanan dan kesiapan infrastruktur kelistrikan sesuai kebutuhan daerah.
Momentum kunjungan Presiden Prabowo ke kawasan IWIP menjadi bagian dari penguatan hilirisasi industri nasional. Kawasan tersebut telah mencatatkan investasi lebih dari USD20 miliar sejak 2018 dan menyerap sekitar 100.000 tenaga kerja. Perkembangan ini mencerminkan besarnya potensi hilirisasi dalam mendorong pertumbuhan industri, membuka lapangan kerja, serta memperkuat perekonomian nasional.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan optimisme terhadap perkembangan industri dan investasi nasional yang terus menunjukkan kemajuan.
“Tapi hari ini saya datang saya lihat masa depan Indonesia cerah,” ujar Presiden Prabowo.
Sejalan dengan perkembangan tersebut, PLN UIW MMU memandang pertumbuhan hilirisasi sebagai momentum untuk memperkuat kesiapan infrastruktur dan layanan kelistrikan bagi masyarakat serta sektor ekonomi penunjang industri. Berkembangnya aktivitas industri berpotensi mendorong pertumbuhan usaha, perdagangan, dan pelayanan publik yang membutuhkan pasokan listrik andal.
Melalui penguatan keandalan jaringan dan peningkatan kualitas layanan, PLN berupaya mendukung pemerataan manfaat pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara.
“Hilirisasi tidak hanya mendorong pertumbuhan industri, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di sekitarnya. PLN siap mengambil peran melalui penguatan infrastruktur dan layanan kelistrikan sesuai kebutuhan serta kewenangan perusahaan. Kami ingin memastikan pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara juga didukung oleh kesiapan layanan listrik yang mampu menunjang aktivitas masyarakat dan dunia usaha,” tutup Dony.







