AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Dinamika perebutan kursi Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Ambon semakin menghangat.
Dari total pendaftar yang ikut dalam penjaringan, enam nama akhirnya dipastikan lolos dan akan melanjutkan ke tahapan berikutnya melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang telah digelar pada 12 April lalu.
Sementara itu, tiga kandidat lainnya memilih mundur dari proses pencalonan.
Enam kandidat yang akan bersaing yakni Bahadin Karepesina, La Saupu, Befi Risakota, Arisal Kunubun, Haris Salatalohi, dan Gunawan Mochtar.
Adapun tiga nama yang mundur dari pencalonan adalah Ari Sehertian, Swenli Hersepuni, dan Yopi Usmani.
Salah satu kandidat, Gunawan Mochtar, yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Ambon, mengungkapkan bahwa setelah penetapan calon, tahapan selanjutnya adalah Uji Kompetensi dan Kepatuhan (UKK).
“Setelah ini akan masuk ke tahapan UKK. Tahap pertama dilaksanakan di tingkat DPW Provinsi Maluku pada 1 hingga 14 Mei, kemudian dilanjutkan tahap kedua di Jakarta pada 24 Mei sampai 1 Juni,” jelasnya saat diwawancarai, Senin (13/4/2026).
Ia menambahkan, mekanisme pemilihan kali ini berbeda dari sebelumnya karena tidak lagi mengandalkan dukungan suara dari DPC semata, melainkan menggunakan sistem penilaian berbasis aplikasi.
“Sekarang sudah menggunakan sistem Sipol PKB. Semua aktivitas partai, baik mingguan, bulanan, hingga kegiatan reses akan dilaporkan dan dipantau langsung oleh DPP. Dari situ akan dinilai siapa yang paling layak menjadi Ketua DPC,” terangnya.
Gunawan juga menyampaikan motivasinya maju sebagai calon ketua, yakni untuk mendorong perubahan dalam tubuh partai agar lebih terbuka dan inklusif.
“Saya ingin merubah cara pandang di PKB. Kita harus menjadi partai yang inklusif, mampu merangkul semua elemen, sehingga ke depan PKB bisa lebih besar dan kuat,” ujarnya.
Ia pun menilai masih ada sejumlah kekurangan dalam kepengurusan saat ini yang perlu dibenahi.
“Saya melihat masih banyak kekurangan. Karena itu saya hadir untuk memperbaiki dan melengkapi hal-hal yang belum maksimal,” tandasnya.







