TUAL, JENDELAMALUKU.COM – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa meresmikan sejumlah fasilitas pembangunan di Kota Tual yang dibiayai melalui APBD Provinsi Maluku.
Peresmian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas permukiman masyarakat.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Tual, Usman Renur mengatakan, hingga saat ini sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah berjalan dengan baik, terutama dalam mendukung berbagai program pembangunan di daerah.
“Peresmian ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemprov Maluku sebagai wakil pemerintah pusat di daerah dengan Pemkot Tual dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, kunjungan kerja Gubernur Maluku di Kota Tual juga dirangkaikan dengan peresmian sejumlah infrastruktur lainnya, seperti Jalan Titian Fidabot, Perpustakaan Daerah, serta Perumahan Subsidi Griya Maryadat.
Selain meresmikan fasilitas tersebut, Gubernur Maluku juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jalan Titian Fidabot sebagai langkah pemerintah dalam mendukung penanganan kawasan permukiman kumuh, khususnya di wilayah pesisir Pantai Wearhir.
“Kami dari Pemkot tetap meminta dukungan dari Provinsi untuk program pengentasan kawasan kumuh dan termasuk rumah KPR subsidi kedepannya bisa lebih ditingkatkan lagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” cetusnya.
Usman menambahkan, saat ini terdapat tiga program utama dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Program pertama adalah pengentasan permukiman kumuh melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Program Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT).
Program kedua yakni penyediaan rumah subsidi melalui skema KPR FLPP yang merupakan bagian dari program nasional pembangunan tiga juta rumah.
Sedangkan program ketiga adalah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang
rencananya mulai dilaksanakan pada tahun ini.
“Ketiga program ini semuanya menyasar masyarakat berpenghasilan rendah,” pungkasnya.







