AMBON, JENDELAMALUKU.COM — Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun mengajak masyarakat untuk menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah ketidakpastian global imbas memanasnya konflik di Timur Tengah.
Terlebih dalam beberapa hari terakhir ini, pernah terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Pertamax, hingga Solar di Kota Ambon.
Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun, menilai kondisi ini tidak terlepas dari dampak konflik global yang tengah berlangsung di kawasan Timur Tengah, khususnya melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
“Jika konflik ini terus berlanjut, tentu akan berdampak besar terhadap pasar global, termasuk pasokan minyak dunia yang berimbas hingga ke daerah seperti Maluku,” ujar Watubun kepada wartawan di Rumah Rakyat Karang Panjang, Ambon. Kamis (2/04/2026).
Menurutnya, kawasan tersebut merupakan salah satu pusat produksi dan distribusi minyak dunia, sehingga gejolak yang terjadi dapat memengaruhi ketersediaan BBM secara luas.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk mulai menghemat penggunaan BBM serta mengatur pola konsumsi energi secara bijak.
“Tanamlah apa yang bisa kita makan dan minum. Kita harus mengefisienkan diri dalam penggunaan bahan bakar minyak,” katanya.
Selain itu, Watubun juga menyinggung perlunya langkah pemerintah dalam mendorong efisiensi, termasuk penerapan kebijakan work from home (WFH) guna mengurangi mobilitas dan konsumsi BBM.
Ia menegaskan, gerakan penghematan harus dimulai dari pemerintah dan DPRD sebagai contoh bagi masyarakat.
“Kalau konflik ini tidak mereda, maka langkah penghematan harus dimulai dari pemerintah pusat, lalu diikuti DPRD sebagai representasi rakyat, sehingga bisa menjadi teladan,” tegasnya.
Watubun juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik, serta bersama-sama menjaga stabilitas dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara bijak.







