JENDELAMALUKUCOM — Puluhan massa dari OKP Cipayung dan Aliansi Perempuan menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolres Maluku Tenggara (Malra), Sabtu (28/2/2026). Mereka memprotes kejanggalan kasus dugaan penganiyaan berujung maut yang dialami karyawati Perusahaan Lik, Veronika Rahanyanat.
Ima Sarah Reliubun, koordinator aksi, mengatakan massa menuntut transparansi penuh atas hasil penyidikan. “Kami mendesak Polres Malra membuka secara transparan seluruh hasil penyelidikan kepada publik dan keluarga korban,” tegasnya.
Massa juga mendesak Kepolisian melaksanakan Gelar Perkara Khusus karena terdapat sejumlah kejanggalan, seperti perbedaan pernyataan Kapolres Malra dan rekaman suara pengakuan Saudara Simon tentang luka pada tubuh korban.
Kapolres Malra AKBP Rian Suhendi menemui massa dan berjanji menindaklanjuti semua keluhan. “Kami akan menindaklanjuti semua keluhan yang telah disampaikan,” ujarnya.







