LANGGUR,JENDELAMALUKU.COM – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) mendorong pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menjadi pusat kegiatan ekonomi produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pengelolaan profesional dan keterlibatan aktif masyarakat.
Hal tersebut mengemuka dalam peletakan batu pertama Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) secara serentak di tujuh lokasi, yang dipusatkan di Ohoi Danar Sare, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kamis (5/11/2026).
Kepala Dinas Perikanan Malra Ruslan Ingratubun mengatakan, keberhasilan program KNMP tidak hanya bergantung pada pembangunan fasilitas, tetapi juga komitmen masyarakat dalam mengelola, memanfaatkan, dan merawat sarana yang telah disediakan pemerintah.
“Pembangunan ini diharapkan tidak sekadar menyediakan fasilitas bagi nelayan untuk melaut, tetapi juga membangun ekosistem usaha perikanan yang lebih produktif,” kata dia.
Menurutnya, dengan tersedianya fasilitas penyimpanan, produksi es, dan sarana pendukung lainnya, nelayan diharapkan mampu menjaga kualitas hasil tangkapan, memperluas jangkauan pemasaran, serta memperoleh nilai jual yang lebih baik.
“KNMP merupakan salah satu program Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mendukung implementasi Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025,” jelasnya.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Asta Cita Ketiga Presiden, khususnya dalam meningkatkan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, serta melanjutkan pembangunan infrastruktur.
“Dalam pelaksanaannya, KNMP di masing-masing ohoi akan menjadi salah satu penggerak utama kegiatan ekonomi. Melalui koperasi, berbagai aktivitas usaha nelayan diharapkan dapat terintegrasi, berjalan secara inklusif, dan memiliki keterhubungan yang lebih kuat dengan pasar,” tegasnya.
Lebih lanjut, dirinya menyatakan, KNMP tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Target 2027, Tujuh Ohoi Naik Kelas
Tidak berhenti pada pembangunan tahun 2026, Dinas Perikanan Kabupaten Maluku Tenggara juga telah menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat pengembangan tujuh kawasan tersebut.
Pada 2027 mendatang, pihaknya akan mengusulkan agar tujuh ohoi penerima KNMP dapat ditingkatkan statusnya menjadi KNMP Penyangga Plus dan KNMP Inti.
Peningkatan tersebut direncanakan melalui penambahan fasilitas pendukung, di antaranya ABS dan bengkel nelayan, guna memperkuat aktivitas operasional serta produktivitas masyarakat perikanan.







