Remaja perlu mendapatkan informasi kesehatan reproduksi dan seksual yang akurat dan sesuai usia, dibekali keterampilan hidup untuk menolak perilaku berisiko, serta didukung oleh keluarga dan lingkungan yang aman untuk berdiskusi.
Selain itu, akses terhadap layanan konseling dan tes HIV yang ramah remaja, menjaga kerahasiaan, dan mudah dijangkau juga menjadi faktor penting.
Dengan pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan sejak masa kehamilan hingga remaja, risiko penularan HIV pada anak dapat ditekan secara signifikan.(*)







