Harga yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan yang ada di pasar.
Namun, pembeli biasanya mendapatkan tambahan beberapa buah dalam setiap pembelian.
Pemilik kebun setempat mengatakan pohon gandaria di wilayah tersebut baru kembali berbuah tahun ini setelah tiga tahun terakhir tidak menghasilkan buah.
“Sudah tiga tahun terakhir tidak berbuah sama sekali. Padahal biasanya setiap tahun pasti ada musimnya,” katanya.
Kembalinya musim gandaria pun disambut baik oleh warga.
Selain menjadi buah favorit untuk dimakan langsung atau dijadikan sambal khas Maluku, musim ini juga membuka peluang penghasilan tambahan bagi para pedagang dan pemilik kebun.
Bagi sebagian warga Ambon, hadirnya kembali gandaria bukan sekadar soal buah musiman. Lebih dari itu, gandaria menjadi bagian dari kenangan rasa yang selalu dirindukan setiap kali musimnya tiba.(*)







