Ambon

Perempuan 21 Tahun Tewas Diduga Lompat dari Jembatan Merah Putih, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi

×

Perempuan 21 Tahun Tewas Diduga Lompat dari Jembatan Merah Putih, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi

Sebarkan artikel ini
20/3/2026 - SAR
AMBON: Tim SAR mengevakuasi jenazah seorang perempuan yang tewas di bawah Jembatan Merah Putih, Jumat (20/3/2026)

AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia setelah diduga melompat dari Jembatan Merah Putih, Kota Ambon, Jumat (20/3/2026) dini hari.

Korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Ambon dan Polda Maluku.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIT.

Seorang warga bernama Ongen yang melihat kejadian itu segera melaporkan ke Call Center 112 Kota Ambon, yang kemudian diteruskan ke Basarnas Ambon untuk permintaan bantuan evakuasi.

Tim Rescue Basarnas Ambon diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 04.50 WIT dengan jarak sekitar 10 kilometer dari kantor SAR.

Baja Juga :  "SPP Berbayar Sampah", Inovasi PAUD Darling Bantu Anak Negeri Laha - Ambon Raih Akses Pendidikan Inklusif

Setibanya di lokasi sekitar pukul 05.00 WIT, tim langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna melakukan proses evakuasi.

Kepala Kantor SAR Ambon, Muhammad Arafah menjelaskan, korban ditemukan pada bagian penyangga beton di bawah jembatan dalam kondisi meninggal dunia.

“Sekitar pukul 05.00 WIT tim tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna proses evakuasi. Pukul 07.40 WIT Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam kondisi meninggal dunia pada penyangga beton bawah Jembatan Merah Putih,” ujarnya.

Selanjutnya, korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut. Korban diketahui berinisial SVC (21).

Baja Juga :  Ambon Raih Predikat “Excellent” dari UNESCO, Perkuat Posisi sebagai Kota Musik Dunia

Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur, antara lain Polda Maluku, Polres Pulau Ambon, Polsek Teluk Ambon, Dokkes Polda Maluku, serta masyarakat sekitar.

Dalam proses evakuasi, tim menggunakan berbagai peralatan seperti rescue car, truk personel, peralatan SAR air, tas medis, serta ambulans milik Polda Maluku.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.(*)

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM