AMBON, JENDELAMALUKU.COM – STIKES Maluku Husada mencatat sejarah baru dengan mewisudakan angkatan pertama Program Studi Radiologi, prodi yang juga merupakan satu-satunya di Maluku dan Maluku Utara.
Pada momentum perdana ini, lulusan radiologi berhasil meraih 98 persen kelulusan dalam uji kompetensi nasional.
Ketua STIKES Maluku Husada, Lukman Labasy, menyampaikan rasa bangganya terhadap pencapaian tersebut.
Menurutnya, capaian tinggi ini merupakan bukti kualitas pembelajaran yang dijalankan kampus.
“Ini angkatan pertama radiologi, dan mereka lulus uji kompetensi dengan angka 98 persen. Ini pencapaian luar biasa,” ungkapnya.
Untuk memperkuat kompetensi mahasiswa, kampus mengirimkan para peserta ke sembilan rumah sakit di Jakarta guna melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL).
Program ini dirancang untuk mengasah kemampuan teknis (hard skill) maupun keterampilan non-teknis (soft skill) yang dibutuhkan di dunia kerja.
Lukman menegaskan bahwa kebutuhan tenaga radiografi di Maluku masih sangat tinggi, sehingga lulusan radiologi memiliki peluang besar untuk berkontribusi di fasilitas kesehatan daerah.
“Di Maluku, kebutuhan tenaga radiologi sangat besar. Karena itu, kami berharap lulusan ini dapat langsung menjawab kebutuhan tersebut dan memperkuat layanan kesehatan di Maluku serta Indonesia Timur,” ujarnya.
Keberhasilan angkatan pertama ini sekaligus memperkuat posisi STIKES Maluku Husada sebagai institusi pendidikan kesehatan yang mampu menghasilkan lulusan kompetitif dan siap kerja, terutama di bidang-bidang yang selama ini kekurangan tenaga profesional.
Diberitakan sebelumnya, STIKES Maluku Husada resmi mewisudakan sebanyak 731 lulusan dari lima program studi, yakni Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Farmasi, Kebidanan, dan Radiologi.
Jumlah ini menjadi salah satu capaian terbesar kampus dalam menyiapkan sumber daya manusia kesehatan untuk Maluku dan Indonesia Timur.(*)







