Maluku

Operasi SAR di Perairan Kepulauan Tanimbar Berhasil Temukan Korban Terakhir Longboat Tenggelam

×

Operasi SAR di Perairan Kepulauan Tanimbar Berhasil Temukan Korban Terakhir Longboat Tenggelam

Sebarkan artikel ini

Laka Laut

12/2/2026 - Basarnas
MALUKU: Tim SAR ketika menemukan korban tenggelam di Perairan Desa Watmasa, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. (Courtesy - Basarnas)

AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) atas tenggelamnya longboat berpenumpang sepuluh orang di Perairan Desa Watmasa, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, berhasil menemukan korban terakhir pada hari ketiga pencarian, Kamis (12/2/2026).

Korban atas nama Iman Kalean ditemukan meninggal dunia dan segera diserahkan kepada keluarga.

Kasiops Kantor SAR Ambon, Andry Azwan Henaulu menjelaskan, upaya pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WIT dengan menurunkan Tim SAR Gabungan ke beberapa titik koordinat prioritas.

“Meski kondisi cuaca di perairan Tanimbar kurang bersahabat, tim berhasil menemukan korban sekitar pukul 09.00 WIT, sejauh ±1,52 mil laut arah tenggara dari lokasi kejadian awal,” jelas Azwan dalam keterangan pers yang diterima Wartawan.

Insiden laka laut ini terjadi pada 9 Februari 2026 sekitar pukul 17.00 WIT, saat longboat berpenumpang 10 orang bertolak dari Desa Larat menuju Desa Karatat.

Cuaca buruk memicu kapal tenggelam di sekitar perairan Desa Watmasa.

Dari total penumpang, enam orang berhasil selamat, tiga orang ditemukan meninggal, dan satu orang sebelumnya dinyatakan hilang.

Korban yang ditemukan dievakuasi masyarakat setempat dan Tim SAR ke Desa Watmasa untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Operasi SAR yang melibatkan berbagai unsur, termasuk Rescuer Pos SAR Saumlaki, Ditpolair Polda Maluku, Polairud Polres Saumlaki, PENDAM XV Pattimura, serta masyarakat, kini resmi ditutup.
Data Korban:
Selamat:

  1. Lepa Sangaji
  2. Fitri Ngol-Ngol
  3. Fathur Kalea
  4. Satrio Rewul
  5. Ardi Wiranata Luturmas
  6. Malaki Kalean

Meninggal:

  1. Nuria Ubfaan
  2. Nurhaji Maulana
  3. Ade Irma Paca
  4. Iman Kalean

Alat dan sarana yang digunakan dalam operasi termasuk RIB Pos SAR Saumlaki, Speedboat Polair Saumlaki, dan Longboat masyarakat.

Kondisi cuaca saat operasi melaporkan hujan ringan, angin dari barat laut hingga tenggara dengan kecepatan 21 knot, serta tinggi gelombang sekitar 2,5 meter.(*)

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM