TUAL, JENDELAMALUKU.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Tual, Provinsi Maluku, dalam beberapa waktu terakhir mulai menimbulkan dampak bagi masyarakat.
Salah satu insiden terjadi pada Jumat (9/1/2026), ketika sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah warga di Jalan Kristina Marta Tiahahu, RT 005/RW 003, Desa Ketsoblak, Kecamatan Pulau Dullah Selatan, Kota Tual.
Peristiwa tersebut kembali menjadi peringatan akan potensi bahaya cuaca ekstrem.
Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tual mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya pohon tumbang akibat angin kencang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tual, Ahmad Rahayaan mengatakan, saat ini wilayah Kota Tual masih berada dalam kondisi cuaca ekstrem.
“Cuaca ekstrem dengan hujan deras dan angin kencang masih mendominasi. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” ujar Rahayaan, Rabu (14/1/2026).
Ia menambahkan, warga yang tinggal di kawasan pesisir dan di sekitar pepohonan besar perlu melakukan langkah antisipasi sejak dini.
Selain itu, perhatian khusus juga diberikan kepada permukiman warga di wilayah kepulauan, seperti Kecamatan Tayando Tam, Kur, dan Kur Selatan.
“Wilayah-wilayah tersebut sangat rentan saat angin bertiup kencang. Kami minta masyarakat tidak lengah dan segera berlindung di tempat yang aman,” katanya.
BPBD Kota Tual juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kejadian bencana akibat cuaca ekstrem, seperti pohon tumbang, tanah longsor, maupun banjir, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
“Peran aktif masyarakat dalam melaporkan kejadian bencana sangat penting agar dapat segera ditangani dan dampaknya tidak meluas,” pungkas Rahayaan.







