Pasar

Menunggu Kapal Ikan Sejak Pagi, Mama-Mama Papalele di Yainuelo Hadapi Kenaikan Harga Momar

×

Menunggu Kapal Ikan Sejak Pagi, Mama-Mama Papalele di Yainuelo Hadapi Kenaikan Harga Momar

Sebarkan artikel ini

Papalele Ikan

7/1/2026 - Papalele
Tampak mama-mama papalele tengah menunggu kapal ikan tiba di pesisir pantai Yainuelo, Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. (JendelaMaluku.com)

MASOHI, JENDELAMALUKU.COM – Sejak pagi hari, mama-mama papalele di Dusun Yainuelo, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, tampak menunggu di pesisir pantai untuk membeli ikan dari kapal nelayan yang masuk.

Aktivitas ini dilakukan hampir setiap pagi sejak pukul 06.00 hingga 07.00 WIT demi mendapatkan pasokan ikan untuk dijual kembali.

Pantauan di lapangan, para pedagang kaki lima tersebut terlihat duduk dan berdiri di sepanjang pesisir pantai sambil menunggu kapal merapat.

Namun, ikan momar yang mereka beli saat ini didapat dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Ikan momar per loyang besar kini dijual seharga Rp1 juta.

Baja Juga :  Harga Emas Batangan Pegadaian Naik, UBS dan Galeri24 Ikut Terkerek

Padahal, ketika cuaca bersahabat dan hasil tangkapan melimpah, biasanya mama-mama papalele memperoleh ikan langsung dari nelayan dengan harga berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp700 ribu per loyang besar.

“Sekarang harga ikan naik, jadi modal juga makin besar,” ujar salah satu mama papalele di lokasi kepada JendelaMaluku.com.

7/1/2/205 - Ikan
Ikan Momar yang dijajal mama-mama papalele menunggu pelanggannya tiba. (JendelaMaluku.com).

Kenaikan harga beli ini berdampak pada harga jual eceran kepada masyarakat.

Ikan momar dijual dengan harga Rp20 ribu per enam ekor dan dipasarkan di wilayah Kecamatan Amahai hingga Kota Masohi.

Kondisi tersebut turut dirasakan oleh pembeli.

Salah satu warga Amahai mengaku harus menyesuaikan jumlah belanja ikan akibat kenaikan harga.

Baja Juga :  Jadwal dan Lokasi Tukar Uang Baru di Maluku Persiapan untuk Lebaran, Terakhir Pada 4 April 2024

“Harga sekarang memang lebih mahal, jadi biasa beli banyak, sekarang kurangi sedikit. Tapi ikan momar tetap dibeli karena sudah jadi kebutuhan sehari-hari,” kata seorang pembeli, Ria di lokasi.

Meski harga jual naik, mama-mama papalele masih memperoleh keuntungan dari hasil penjualan ikan.

Dari satu loyang besar ikan momar, keuntungan yang didapat berkisar antara Rp200 ribu hingga Rp300 ribu.

Para pedagang berharap harga ikan kembali stabil dan pasokan dari nelayan lebih lancar, sehingga aktivitas jual beli di pesisir pantai dapat berjalan normal dan harga ikan lebih terjangkau bagi masyarakat.(*)

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM