TUAL, JENDELAMALUKU.COM – Warga desa Fidatan Lama dan Baru di Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual, terlibat saling serang menggunakan, bom molotov hingga panah-panah Waer.
Dalam aksi tersebut Kapolres Tual AKBP Whansi Des Asmoro terkena panah di kaki kiri saat mengamankan bentrok tersebut.
“Iya, betul Kapolres Kena Panah,” ujar, Aipda Husinjaya Korwaka Kasubsi PID Humas, saat dikonfirmasi via pesan singkat Whatsap. Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, Kapolres dan jajaran berusaha menghalau massa, namun serangan membabi buta sehingga terkena panah waer.
“Kapolres terkena panah di kaki kiri sekitar pukul 17:30 WIT,” jelasnya.
Diketahui, situasi mencekam di antara warga Desa Fiditan Lama dan Baru dimulai sejak Minggu (22/2/2025) dan kembali berlanjut dengan pemboman Puskesmas Fidatan mengunakan bom molotov pada, Senin (23/2/2026).
Segala daya upaya telah dilakukan baik dari pihak Polres Tual maupun Ketua DPRD Tual Aisyah Renhoat yang langsung turun di tempat kejadian malam tadi, namun massa tetap bersikeras untuk saling serang.







