TUAL, JENDELAMALUKU.COM – Ketua Komisi I DPRD Kota Tual, Yudha Pratama ingatkan warga agar menjauh dari lokasi pertikaian guna meminimalisir korban bentrokan.
Hal tesebut dikemukakan, usai menjenguk salah satu warga yang menjadi korban bentrokan warga Desa Fidatan lama dan baru, yang kembali memanas sejak Minggu 22 Februari malam.
“Hari ini saya menjenguk salah satu korban yang ternyata bukan pelaku tawuran, melainkan warga yang berada di lokasi karena rasa penasaran,” ungkapnya saat diwawancarai melalui sambungan telpon, Selasa (24/2/2026).
Dikatakan, ini menjadi pelajaran penting bagi semua warga masyarakat, bahwa dalam situasi chaos, siapa pun bisa menjadi korban.
“Bukan hanya warga, saya juga menjenguk anggota polisi yang tertembak senapan angin saat menjalankan tugas pengamanan,” jelasnya
Ironisnya, kata Politisi partai Demokrat tersebut Kapolres turut menjadi korban panahan ketika berupaya mengendalikan situasi.
“Aparat ini hadir untuk menjaga ketertiban dan melindungi masyarakat, bukan jadi musuh,” tandasnya
Untuk itu, Komisi I DPRD Tual mengimbau masyarakat jaga daerah ini tetap aman dan kondusif. Stabilitas adalah tanggung jawab bersama, dan penegakan hukum harus kita hormati demi kebaikan kita semua.
“Dalam situasi yang tidak terkendali, siapa pun bisa menjadi korban. Karena itu, jika bukan bagian dari penyelesaian, jangan mendekat ke pusat pertikaian. Keselamatan harus menjadi prioritas,” pintanya.







