AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menggelar Pasar Murah sebagai langkah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Dalam sambutan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena yang dibacakan Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, ditegaskan bahwa pasar murah merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah yang rutin dilaksanakan untuk meringankan beban warga di momen hari besar.
“Tekanan inflasi masih menjadi tantangan bagi berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kota Ambon. Inflasi tidak hanya mempengaruhi kondisi ekonomi makro, tetapi juga berdampak langsung pada daya beli masyarakat, terutama kelompok rumah tangga berpenghasilan rendah,” ujarnya.
Fokus utama kegiatan ini adalah menyediakan paket kebutuhan pokok dengan harga jauh di bawah harga pasar.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkot Ambon menyediakan paket sembako seharga Rp55.000, yang berisi:
- Telur 1 rak
- Gula pasir 1 kg
- Terigu 1 kg
- Susu kental manis 1 kaleng
- Minyak goreng 1 liter
- Margarin 200 gram
Jika dihitung berdasarkan nilai modal, paket tersebut bernilai Rp138.000, sehingga pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp83.000 per paket.
Total 2.395 paket disiapkan untuk masyarakat di dua kecamatan.
“Pasar murah selalu dinantikan oleh masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok,” katanya.
Wali Kota berharap, penyaluran paket ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan, sekaligus menjaga kestabilan harga di tengah tren kenaikan bahan pokok menjelang Nataru.
“Bagi masyarakat di Kecamatan Nusaniwe dan Baguala, saya berharap agar tetap menjaga kebersamaan dan mendukung program pemerintah. Kepada para distributor seperti CV Berkat Abadi dan Perum Bulog Kanwil Maluku-Maluku Utara, saya ucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik. Semoga kolaborasi ini terus dipertahankan di masa mendatang,” tutupnya.
Pasar murah berlangsung dua hari, yakni 11 Desember di Kecamatan Nusaniwe dan 12 Desember di Kecamatan Baguala, dengan melibatkan Disperindag dan Dinas Pertanian Kota Ambon sesuai komoditas masing-masing.
Pasar murah diselenggarakan bekerja sama dengan PT Perum Bulog Maluku–Malut dan distributor CV Berkat Abadi, serta dihadiri Ketua DWP Kota Ambon, unsur Forkopimda, dan pimpinan OPD.(*)






