Maluku

Puluhan Siswa Madrasah di Ternate Dapat Edukasi Mitigasi Bencana, Dilatih Evakuasi Mandiri Sejak Dini

×

Puluhan Siswa Madrasah di Ternate Dapat Edukasi Mitigasi Bencana, Dilatih Evakuasi Mandiri Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

Mitigasi Bencana

16/1/2026 - mitigasi bencana
Puluhan siswa MI Swasta Fathul Munir dilatih kesiapsiagaan bencana melalui simulasi penyelamatan diri sebagai upaya menanamkan budaya sadar bencana sejak dini di Kota Ternate. (Courtesy - Pertamina Patra Niaga Papua Maluku)

TERNATE, JENDELAMALUKU.COM –  Upaya menanamkan kesiapsiagaan bencana sejak usia sekolah terus digencarkan di Kota Ternate, wilayah yang dikenal memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.

Sebanyak 66 siswa MI Swasta Fathul Munir, Kelurahan Tubo, mengikuti edukasi Sekolah Siaga dan Tanggap Bencana yang digelar Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama BPBD Kota Ternate dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), Rabu (15/1/2026).

Melalui program tersebut, para siswa dibekali pemahaman dasar mengenai potensi bencana di wilayah Ternate, seperti gempa bumi, erupsi gunung api, banjir, hingga tanah longsor.

Mereka juga dilatih langkah-langkah penyelamatan diri yang tepat sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.

AFT Manager AFT Babullah, Winaryanto mengatakan, edukasi kebencanaan bagi anak-anak menjadi bagian penting dalam membangun ketangguhan masyarakat secara berkelanjutan.

Menurutnya, kesadaran dan kesiapsiagaan sejak dini dapat membentuk budaya aman bencana di lingkungan sekolah maupun keluarga.

“Anak-anak perlu memahami cara menyelamatkan diri secara sederhana dan terstruktur. Kota Ternate memiliki karakteristik wilayah rawan bencana, sehingga edukasi seperti ini menjadi kebutuhan, bukan sekadar kegiatan seremonial,” ujar Winaryanto.

16/1/2026 - Pertamina
Dengan metode interaktif dan permainan edukatif, siswa MI Swasta Fathul Munir antusias mengikuti pelatihan mitigasi bencana di Kota Ternate. (Courtesy – Pertamina Patra Niaga Papua Maluku)

Ia menambahkan, kolaborasi dengan BPBD dan FPRB dilakukan agar materi yang diberikan sesuai dengan kondisi risiko lokal. Dengan demikian, siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langsung langkah evakuasi yang benar.

Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan secara interaktif melalui simulasi evakuasi mandiri, praktik dasar penyelamatan, serta permainan bertema kebencanaan.

Metode ini dipilih agar pesan mitigasi bencana lebih mudah dipahami dan diingat oleh anak-anak.

Selain edukasi, Pertamina Patra Niaga juga telah mendukung peningkatan aspek keselamatan di lingkungan sekolah melalui pembangunan jalur evakuasi, pemasangan rambu penunjuk arah, serta penentuan titik kumpul sebagai bagian dari sistem keamanan sekolah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Ternate, Anhar Alaudin, menilai kegiatan tersebut dapat membentuk refleks keselamatan pada anak-anak. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh siswa tidak berhenti di sekolah, tetapi juga disebarkan kepada keluarga di rumah.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM