MAGELANG, JENDELAMALUKU.COM – Lima pimpinan DPRD dari Provinsi Maluku mengikuti kegiatan Retret Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua DPRD se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Lembah Tidar, Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada 15-19 April 2026.
Kegiatan tersebut diikuti Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur George Watubun, Ketua DPRD Kota Ambon Morits Tamaela, Ketua DPRD Kota Tual Aisia Renhoat, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar Riche L. Anggito, serta Ketua DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur Risman Sibualamo.
Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Tamaela mengatakan, retret tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus membangun karakter kepemimpinan daerah yang berintegritas dan berorientasi pada kepentingan nasional.
Menurutnya, kegiatan yang digagas Lemhannas RI itu memiliki nilai strategis dalam membentuk cara pandang para pimpinan daerah agar mampu menjalankan peran kepemimpinan secara komprehensif.
“Wawasan kebangsaan ini menjadi tujuan utama agar Indonesia bisa lebih baik ke depan. Program Lemhannas sangat penting untuk memperkuat cara pandang kita sebagai pimpinan daerah yang berkarakter negarawan, berwawasan global, serta mampu berpikir komprehensif dan holistik,” ujar Tamaela.
Ia menambahkan, keikutsertaan ratusan pimpinan DPRD dari berbagai daerah di Indonesia dalam retret tersebut menjadi wadah untuk menyatukan persepsi dalam mendukung berbagai program strategis nasional.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh berbagai materi penting, mulai dari penguatan konsensus kebangsaan, sinkronisasi kebijakan nasional, hingga pembekalan integritas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menurut Tamaela, pelaksanaan retret di lingkungan Akademi Militer juga memberikan nilai tambah dalam membentuk disiplin dan memperkuat semangat nasionalisme para peserta.
“Dengan sistem pelatihan yang terstruktur dan disiplin seperti ini, kami semakin memahami peran strategis DPRD dalam mengawal program nasional menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Ia berharap hasil dari kegiatan tersebut dapat diterapkan di daerah masing-masing, terutama dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah pembangunan nasional.(*)







