TANIMBAR SELATAN, JENDELAMALUKU.COM – Gereja Protestan Maluku (GPM) Seira, Klasis GPM Tanimbar Selatan, menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi para pengasuh dan pelayan anak sebagai upaya memperkuat kualitas pelayanan kepada generasi muda gereja.
Kegiatan yang berlangsung sejak 31 Mei hingga 5 Juni 2026 di Gedung Gereja Eirene Jemaat GPM Seira itu menghadirkan Pdt. Eklin Amtor de Fretes, pendeta GPM yang juga dikenal sebagai pendongeng nasional, sebagai fasilitator utama.
Puluhan pengasuh dan pelayan anak mengikuti pelatihan yang dirancang untuk membekali mereka dengan kemampuan spiritual maupun keterampilan praktis dalam melayani anak-anak secara kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Selama enam hari, peserta mendapatkan pembelajaran dalam enam materi utama, yakni spiritualitas pelayan anak, perkembangan iman anak, pemaknaan liturgi dalam ibadah anak, teknik mendongeng cerita Alkitab, penggunaan alat peraga dalam pembelajaran konvensional maupun digital, serta pemanfaatan panggung boneka sebagai media pemberitaan Injil.
Panitia menjelaskan, seluruh materi yang diperoleh peserta tidak hanya dipelajari secara teoritis, tetapi juga akan diterapkan langsung melalui pelaksanaan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Anak pada akhir pelatihan.
Kegiatan tersebut menjadi sarana evaluasi sekaligus praktik lapangan bagi para peserta.
Ketua Majelis Jemaat GPM Seira, Pdt. Henly Siahaya, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya jemaat dalam meningkatkan kualitas pelayanan anak secara berkelanjutan.
“Pelatihan ini merupakan kesempatan berharga bagi para pengasuh untuk belajar dan memperlengkapi diri. Ikutilah seluruh proses dengan sungguh-sungguh karena ini menjadi bekal penting dalam pelayanan kepada anak-anak,” ujarnya.
Ia menilai pelatihan tersebut dapat menjadi ruang belajar nonformal yang membantu para pengasuh mengembangkan metode pelayanan yang lebih profesional dan sesuai kebutuhan anak-anak masa kini.
“Curilah ilmu sebanyak-banyaknya dari pemateri. Semua materi yang diberikan sangat penting dan relevan dengan kebutuhan pelayanan anak saat ini,” katanya.
Sementara itu, Pdt. Eklin Amtor de Fretes membagikan berbagai pendekatan kreatif dalam menyampaikan Firman Tuhan kepada anak-anak. Metode yang diperkenalkan antara lain teknik mendongeng, penggunaan alat peraga edukatif, hingga pemanfaatan panggung boneka sebagai media pembelajaran yang interaktif.
Pendekatan tersebut dinilai efektif karena mampu menghadirkan suasana belajar yang menarik sekaligus membantu anak-anak memahami pesan-pesan Injil dengan lebih mudah.







