TUAL, JENDELAMALUKU.COM – Pemerintah Kota Tual dinilai sukses menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, dan daya beli masyarakat melalui konsistensi koordinasi lintas sektor serta langkah cepat dalam mengamankan pasokan pangan di daerah.
Hal tersebut menjadi faktor krusial yang mengantarkan Kota Tual meraih predikat Terbaik 1 dalam kategori Pengendalian Inflasi tingkat regional Nusa Tenggara dan Maluku.
Penghargaan bergengsi tersebut diraih oleh Pemerintah Kota Tual di bawah kepemimpinan Wali kota Tual Akhmad Yani Renuat dan Wawali Tual Amir Rumra beberapa waktu lalu.
Atas capaian performa ekonomi tersebut, Kementerian Dalam Negeri menyalurkan dana insentif fiskal senilai Rp. 3 miliar sebagai bentuk apresiasi konkret terhadap kinerja pengendalian inflasi di daerah.
“Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan klasifikasi APBD kecil yang tentunya tidak bisa bersaing dengan darah yang mempunyai gelontoran APBD besar,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).
Dijelaskan, dalam kategori ini ada empat provinsi yanh bersaing disini yakni Maluku, Maluku Utara, NTT dan NTB.
“Kita keluar sebagai juara pertama, sesungguhnya untuk Kota Kecil se’Indonesia di bulan November 2025 kita keluar sebagai peringkat pertama nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Renuat berkomitmen agar dapat mempertahankan prestasi sebagai Kota pengendali inflasi terbaik.
‘Prestasi ini menjadi bukti nyata keberhasilan dalam menjaga ekonomi daerah tetap stabil di tengah dinamika nasional dan global, tentunya kita juga membidik kategori penurunan stunting dan lainnya,” pungkasnya.







