Maluku

Mengenal Pertamina Wayame: ‘Jantung’ Energi Penyangga 20 Terminal BBM di Maluku dan Papua

×

Mengenal Pertamina Wayame: ‘Jantung’ Energi Penyangga 20 Terminal BBM di Maluku dan Papua

Sebarkan artikel ini
29/9/2026 - Terminal Integrated Wayame
AMBON: Integrated Terminal Wayame memiliki peran vital dan strategis dalam menjaga keberlangsungan pasokan energi di kawasan Indonesia Timur.

AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Integrated Terminal Wayame memiliki peran vital dan strategis dalam menjaga keberlangsungan pasokan energi di kawasan Indonesia Timur.

Tidak hanya melayani wilayah lokal Ambon, terminal operasional milik PT Pertamina Patra Niaga ini bertindak sebagai supply hub utama bagi puluhan terminal BBM yang tersebar di wilayah Maluku hingga tanah Papua.

Manajer Integrated Terminal Wayame, Gege Kahutama Gija menjelaskan, fasilitas ini memikul tanggung jawab besar untuk menjamin ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bagi masyarakat.

“Integrated Terminal Wayame ini merupakan salah satu unit operasi di PT Pertamina Patra Niaga yang mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk mendistribusikan BBM maupun LPG ke wilayah Ambon dan sekitarnya. Selain itu, kita juga mempunyai peran strategis sebagai terminal hub supply ke seluruh fuel terminal yang ada di wilayah Papua maupun Maluku,” terang Gege saat menyambut awak media di lokasi terminal.

Baja Juga :  Antrean BBM di Ambon Dipicu Panic Buying, DPRD dan Pertamina Pastikan Stok Aman

Ia merinci, saat ini terdapat sebanyak 20 fuel terminal di enam provinsi kawasan timur Indonesia yang bergantung pada pasokan energi dari Wayame.

“Jadi total ada 20 fuel terminal yang tersebar di Maluku, Maluku Utara, kemudian Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan yang seluruh BBM-nya itu disuplai dari Integrated Terminal Wayame. Sehingga mempertimbangkan hal tersebut, kami memiliki posisi yang cukup strategis sebagai terminal penyangga kebutuhan BBM di wilayah Papua dan Maluku,” lanjutnya.

29/9/2026 - Gege Kahutama Gija
AMBON: Manajer Integrated Terminal Wayame, Gege Kahutama Gija saat diwawancarai awak media di lokasi, Selasa (29/9/2026).

Menembus Tantangan Geografis Kepulauan

Proses pengiriman BBM dan LPG antar-pulau di wilayah Indonesia Timur memiliki dinamika serta tantangan tersendiri.

Baja Juga :  Bendera Piala Dunia Dipasang Dekat Jaringan Listrik, PLN ULP Saumlaki Bergerak Sekaligus Edukasi Warga

Faktor kondisi geografis berupa lautan kepulauan, ketergantungan pada armada transportasi laut, serta cuaca ekstrem menjadi tantangan utama yang harus ditaklukkan demi kelancaran pasokan energi ke masyarakat.

“Kondisi geografis kepulauan sehingga kami memerlukan koordinasi dengan para pihak untuk memastikan distribusi antar pulau ini berjalan dengan baik. Sehingga keandalan moda transportasi, kemudian faktor cuaca dan jarak distribusi yang jauh tersebut tentunya sangat menantang ya untuk distribusi BBM ke masyarakat,” ungkapnya.

Untuk memitigasi risiko keterlambatan pengiriman akibat cuaca maupun jarak tempuh, pihak Pertamina terus memperkuat koordinasi internal dan eksternal.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM