Maluku

Berapa Konsumsi Energi Maluku Per Hari? Ini Rincian Penyaluran BBM hingga Avtur dari Wayame

×

Berapa Konsumsi Energi Maluku Per Hari? Ini Rincian Penyaluran BBM hingga Avtur dari Wayame

Sebarkan artikel ini
29/9/2026 - ntegrated Terminal Wayame
AMBON: Integrated Terminal Wayame. (Courtesy - Pertamina Patra Niaga Papua Maluku)

AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Menjaga keandalan pasokan energi di wilayah kepulauan seperti Maluku membutuhkan komitmen distribusi yang berkesinambungan.

Setiap harinya, puluhan hingga ratusan ribu liter Bahan Bakar Minyak (BBM), Avtur, serta belasan ton LPG disalurkan dari Integrated Terminal Wayame untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat Ambon dan sekitarnya.

Manajer Integrated Terminal Wayame, Gege Kahutama Gija merinci data penyaluran harian berbasis moda transportasi mobil tangki untuk berbagai jenis produk BBM subsidi maupun non-subsidi.

“Kalau untuk distribusi menggunakan mobil tangki kurang lebih untuk Pertalite kami per hari 150 sampai dengan 170 KL per hari. Kemudian untuk Biosolar kumulatifnya itu kurang lebih sama juga 150 sampai dengan 175 KL per hari. Kemudian untuk produk BBK seperti Pertamax kurang lebih itu di angka 50 sampai dengan 75 KL per hari. Kemudian minyak tanah juga sekitaran sama kurang lebih di 150-an kiloliter per hari,” terangnya.

Baja Juga :  Hadiri Sidang Klasis Kei Besar, Wabup Maluku Tenggara Tekankan Komitmen Panggilan Pelayanan

Khusus untuk varian Bahan Bakar Khusus (BBK) seperti Pertamax, pihak Pertamina mencatat porsinya mencapai sekitar seperlima dari total pasokan BBM harian yang dikeluarkan dari terminal Wayame.

“Pertamax itu kami kurang lebih 50 sampai 75 ribu liter per hari. Itu apabila kami komposisikan dengan besaran BBM yang kami keluarkan, mungkin itu sekitar 20%-an dari produk yang kami keluarkan per harinya,” tambahnya.

Pasokan LPG dan Penerbangan

Selain jenis bahan bakar kendaraan darat dan rumah tangga, Integrated Terminal Wayame juga bertanggung jawab menyalurkan energi untuk sektor penerbangan serta gas elpiji harian.

“Untuk LPG sendiri kami juga menyalurkan LPG itu kurang lebih 8 sampai 10 metric ton per hari*[3]*… Kalau Avtur kita menyalurkan ke DPPU Pattimura itu kurang lebih 60 KL per hari,” ujar Gege.

Baja Juga :  PLN UIW MMU Pastikan Listrik Andal, Blok Masela Siap Dongkrak Investasi di Tanimbar

Adapun untuk penyaluran minyak tanah di wilayah Ambon dan sekitarnya, Pertamina memastikan kondisinya berjalan dengan aman dan lancar.

Seluruh pasokan energi tersebut didistribusikan ke masyarakat melalui jaringan infrastruktur penyalur yang tersebar di wilayah Ambon.

“Kita ada SPBU reguler (8 unit), kemudian kita juga ada 1 SPBU khusus untuk nelayan. Kemudian kita ada 17 Pertashop,” jelasnya.

Terkait tingkat keamanan pasokan, pihak Pertamina menegaskan bahwa ketahanan stok (days of supply) di Wayame berada pada kondisi yang sangat memadai dan diisi secara terus-menerus (continuous supply).

*”Dengan kondisi stok optimal kita untuk seluruh produk, apabila kita mendapati itu 17 sampai dengan 20 hari. Tapi sebagaimana yang kita tahu, suplai akan terus jalan sehingga angka 17 sampai 20 hari itu akan terus bertambah,” paparnya.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM