AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon, Roberd Sapulette, menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya istri ASN, dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan sekaligus menjaga nama baik institusi.
Hal itu disampaikan Roberd saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan dan Penguatan Kapasitas Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Keluarga di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon, Selasa (29/9/2026).
Menurut Roberd, keberhasilan seorang aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas tidak terlepas dari dukungan keluarga. Karena itu, anggota DWP dinilai memiliki peran strategis, bukan hanya dalam kehidupan rumah tangga, tetapi juga dalam menciptakan lingkungan yang mendukung suami menjalankan tanggung jawab kedinasan.
“Kita mengetahui persis bahwa peran wanita dalam pembangunan memiliki peran strategis dalam mendukung proses pembangunan di negeri ini. Keberhasilan seorang laki-laki atau pria sangat didukung oleh wanita yang ada di belakangnya,” kata Roberd.
Ia mengatakan, dukungan keluarga dapat diberikan melalui penguatan moral dan emosional. Istri, lanjutnya, dapat menjadi tempat bagi suami untuk berbagi persoalan yang dihadapi dalam pekerjaan, dengan tetap menjaga kerahasiaan hal-hal yang bersifat pribadi.
“Curhatan itu menjadi konsumsi pribadi. Sebagai pendamping suami, kita memberikan dukungan spiritual dan moral, memberikan penguatan, mendoakan dan memegang rahasia yang disampaikan suami,” ujarnya.
Selain memberikan dukungan emosional, Roberd juga mengingatkan pentingnya keluarga menciptakan suasana rumah yang positif. Menurutnya, rumah semestinya menjadi ruang bagi ASN untuk mendapatkan ketenangan dan energi baru setelah menghadapi berbagai tekanan dalam menjalankan pekerjaan.
Peran lain yang tak kalah penting, kata Roberd, adalah menjaga kehormatan keluarga sekaligus nama baik institusi pemerintahan tempat suami bekerja.
Ia mengingatkan bahwa perilaku keluarga ASN di tengah masyarakat tidak jarang dikaitkan dengan institusi maupun jabatan yang diemban oleh suami.
“Perilaku dan perbuatan kita biasanya dikoneksikan oleh publik dengan institusi di mana kita bekerja. Oleh sebab itu, peran istri betul-betul menjaga nama baik institusi, keluarga, suami dan jabatan yang dipercayakan,” jelasnya.
Karena itu, anggota DWP juga diminta memahami etika dalam berpenampilan, berorganisasi dan bermasyarakat. Pemahaman tersebut dinilai penting agar aktivitas keluarga ASN tetap berada dalam koridor kesopanan serta mampu mencerminkan profesionalitas.







