LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM – Pemulihan korban bencana di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) tidak berhenti pada pembangunan kembali rumah yang rusak.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malra kembali memberikan bantuan kepada Faustina Meturan, warga Ohoi Rumadian, dengan melengkapi rumahnya menggunakan perabot rumah tangga.
Faustina merupakan korban angin puting beliung yang melanda Ohoi Rumadian pada 2024.
Setelah sebelumnya menerima bantuan pembangunan rumah, kini ia mendapatkan bantuan perabot senilai Rp9 juta berupa satu set sofa dan satu set spring bed.
Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan penyaluran bantuan sosial bagi korban bencana alam dan nonalam serta layanan alat bantu bagi penyandang disabilitas di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Senin (5/10/2026).
Penjabat (Pj) Kepala Ohoi Rumadian, Emanuel Watratan, mengapresiasi langkah Pemkab Malra yang melanjutkan dukungan kepada Faustina setelah sebelumnya membantu membangun kembali rumah yang terdampak bencana.
Menurut Watratan, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan memperbaiki atau membangun kembali tempat tinggal warga.
Kebutuhan dasar di dalam rumah juga perlu diperhatikan agar korban dapat kembali menjalani kehidupan secara layak.
“Pemimpin yang melihat langsung dan bertindak cepat. Bukan hanya membangun fisik rumah, tetapi memastikan rakyatnya bisa tidur dengan layak. Itu yang dilakukan Bapak Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Watratan.
Ia mengatakan, bantuan pembangunan satu unit rumah untuk Faustina telah diserahkan Pemkab Maluku Tenggara beberapa bulan sebelumnya.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Ohoi Rumadian, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati atas bantuan yang diberikan. Beberapa bulan lalu Pemda Maluku Tenggara telah menyerahkan bantuan satu unit rumah kepada Ibu Faustina Meturan,” katanya.
Watratan berharap perhatian pemerintah daerah terhadap warga terdampak bencana dapat terus berlanjut. Sebab, menurutnya, proses pemulihan tidak selalu berakhir ketika rumah yang rusak telah kembali berdiri.
“Ini bukti cinta dan kasih sayang pimpinan daerah kepada warga masyarakat yang mengalami bencana,” katanya.
Sementara itu, Faustina mengaku bantuan tersebut sangat berarti karena rumah yang telah dibangun sebelumnya belum memiliki perabot untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.
Angin puting beliung yang menerjang Rumadian pada 2024 tidak hanya merusak tempat tinggalnya, tetapi juga menghancurkan sejumlah perabot rumah tangga.
“Saya sangat bersyukur menerima bantuan perabot rumah. Rumah sudah ada tetapi kosong, saya bingung mau isi pakai apa. Terima kasih Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang sudah peduli dengan kami orang kecil,” ucap Faustina.






