“Setelah groundbreaking, pembangunan fisik proyek Blok Masela bisa langsung dikerjakan tanpa ada lagi kendala di lapangan,” katanya.
Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Asisten III Setda Maluku, unsur TNI dan BIN, Bupati Kepulauan Tanimbar, jajaran SKK Migas serta President Director INPEX Masela Ltd.
Pemerintah Provinsi Maluku bersama pemerintah pusat, SKK Migas, INPEX Masela Ltd. dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar selanjutnya akan terus memperkuat koordinasi untuk memastikan tahapan pembangunan berjalan sesuai target.
Proyek LNG Abadi Masela sendiri dipandang strategis bagi ketahanan energi nasional sekaligus memiliki potensi mendorong pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Tanimbar melalui investasi, penciptaan lapangan kerja dan pengembangan aktivitas ekonomi lokal.
Lewerissa berharap proyek tersebut tidak hanya berjalan dari sisi investasi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku, khususnya warga yang berada di wilayah terdampak.
“Kita ingin Blok Masela menjadi momentum besar bagi kemajuan Maluku. Karena itu, semua pihak harus bergerak bersama, menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawab masing-masing, sehingga pembangunan dapat berjalan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.(*)







