Berita

Gegara Kunci Pagar Dapur, Staf Akuntan Makan Bergizi Gratis di Tual Dipukul Hingga Telinga Sobek

×

Gegara Kunci Pagar Dapur, Staf Akuntan Makan Bergizi Gratis di Tual Dipukul Hingga Telinga Sobek

Sebarkan artikel ini
12/11/2025 - Kekerasan
ILUSTRASI

Tual, Jendelamaluku.com – Setelah timbul masalah dugaan menu makan bergizi gratis (MBG), berulat dan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berbelatung, kini muncul kasus pemukulan terhadap perempuan pekerja dapur.

Ironisnya, kali ini peristiwa naas tersebut menimpa Nindy Claudya Gerits Staf Akuntan Perempuan, di Dapur MBG, Yayasan Pelangi Maluku, Jalan Baldu Wahadat, Lorong Citra, Kota Tual, Provinsi Maluku. Minggu 26 Oktober 2025 lalu.

Pemicunya hanya masalah sepele, ihwal kunci dapur pagar yang dipegang oleh supir pribadi mitra, Beben Jaftoran.

Melalui sambungan telepon, Nindy menuturkan kronologi kejadian berawal saat dirinya hendak mengambil sepatu, untuk melaksanakan aktivitas ibadah Minggu di dapur MBG.

“Saat tiba di dapur MBG, ternyata pintu pagarnya terkunci, saya lantas menghubungi staf ahli gizi untuk mengambil sepatu dan memberikan lewat celah pagar,” ujarnya, saat menghubungi, melalui sambungan telepon, Senin (10/11/2025).

Menurutnya, staf ahli gizi lantas menyarankan untuk menghubungi supir pribadi mitra untuk meminta kunci pagar.

“Pada saat saya hubungi dengan baik-baik, supir pribadi mitra malah membalas dengan kata-kata kasar, adu mulut melalui pesan singkat WhatsApp pun terjadi, saya langsung blokir nomornya,” tutur Nindy.

Tak menerima adu mulut, supir pribadi mitra, memboyong anak dan istri lantas mendatangi dapur MBG mengintimidasi ahli gizi.

“Tak kuat menerima hinaan dia menelpon dan meminta saya untuk datang, saat tiba di dapur dan hendak mejelaskan tetiba dipukul oleh istri, anak dan supir mitra MBG,” kisahnya.

Kata Nindy, dia dipukul, dicekik dan ditarik dari depan mess hingga kamar Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.

Ata perbuatan tersebut, dirinya lantas melaporkan ke Polres Tual dan perkara tindak kekerasan tengah berjalan.

“Saya juga meminta sangsi pemecatan terhadap supir mitra dan korlap MBG, namun sangat disayangkan hingga saat ini belum ada permintaan maaf dari pihak dapur MBG maupun mitra pengelola Yayasan,” pungkasnya.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM