AMBON, JENDELAMALUKU.COM — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) telah mengoperasikan puluhan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) selama 24 jam penuh.
General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko saat membuka acara peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2025 yang berlangsung meriah pada Sabtu, (20/9/2025) di Pattimura Park, Ambon.
Secara simbolis, diresmikan pula peningkatan jam nyala listrik di lima PLTD (Waipandan, Amarsekaru, Yamtel, Tonu Jaya, dan Tahalupu) dari 12 jam menjadi 24 jam.
Selain itu, 14 PLTD lainnya kini beroperasi 12 jam, naik dari sebelumnya hanya 6 jam.
Dengan demikian, total sistem kelistrikan yang aktif saat ini adalah:
– 55 PLTD beroperasi 24 jam
– 34 PLTD beroperasi 12 jam
– 9 PLTD beroperasi 6 jam
“Setiap penambahan jam nyala listrik adalah bentuk nyata dari peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ini memungkinkan anak-anak belajar di malam hari, mendukung layanan kesehatan, dan mendorong produktivitas ekonomi lokal,” jelas Soeratmoko.
Light Up The Dream: 1.780 Pelanggan Terlistriki Sejak 2021
Dalam kesempatan ini, PLN juga melaporkan kemajuan program sosial Light Up The Dream (LUTD) — inisiatif pemberian sambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera.
Hingga September 2025, 195 keluarga baru telah menikmati listrik secara gratis, dengan total penerima manfaat sejak 2021 mencapai 1.780 pelanggan.
Program ini merupakan hasil gotong royong insan PLN, menunjukkan bahwa PLN tidak hanya menerangi wilayah, tetapi juga memberikan harapan dan kepedulian nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Atas nama seluruh insan PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, kami ucapkan terima kasih kepada Gubernur Maluku, Forkopimda, kepala daerah, stakeholder, dan pelanggan. PLN hadir dan tumbuh karena kepercayaan serta kebersamaan dengan pelanggan,” tutupnya.
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, turut hadir dalam peringatan Hari Pelanggan Nasional 2025 yang digelar PLN UIW Maluku dan Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas peningkatan pelayanan kelistrikan yang diresmikan secara simbolis dalam acara tersebut.
“Kami bersyukur atas peningkatan pelayanan listrik yang tadinya 16 jam menjadi 24 jam di beberapa desa yang tadi kami resmikan. Kami yakin tambahan jam pelayanan ini akan sangat membantu masyarakat di desa-desa tersebut,” ujarnya.
Tak hanya itu, Gubernur juga menyoroti peluncuran program listrik gratis bagi keluarga prasejahtera sebagai wujud nyata kepedulian sosial dari PLN kepada masyarakat yang membutuhkan.







