BeritaMaluku Tenggara

Rayakan Hari Paskah, Pastor Paroki Faan Tekankan Persatuan dan Kedamaian di Tanah Kei

×

Rayakan Hari Paskah, Pastor Paroki Faan Tekankan Persatuan dan Kedamaian di Tanah Kei

Sebarkan artikel ini

Paskah

LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM  – Menjelang peringatan Paskah yang jatuh pada akhir pekan ini, umat Kristiani di Paroki Faan, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), mulai disibukkan dengan berbagai rangkaian ibadah.

Tidak hanya sekadar persiapan fisik dan dekorasi Gereja, momentum Paskah tahun ini dimaknai mendalam sebagai ruang refleksi untuk mempersatukan dan mendamaikan.

Pastor Paroki St. Ludovikus Faan, Rudolf Dayu, MSC menjelaskan bahwa dengan banyaknya kesalahpahaman yang menimbulkan eskalasi konflik maka momen perayaan Paskah 2026 selayaknya menjadi ajang mempersatukan umat.

“Moment Paskah jangan hanya dimaknai sebagai tindakan liturgi dan rutinitas tahunan namun dengan kebangkitan Yesus Kristus mengajarkan kita untuk bagaimana dapat mendamaikan dan menyatukan,” ujarnya, saat diwawancarai Sabtu (4/4/2026).

Baja Juga :  Dengar Usulan Kepala Daerah saat Kunker, Menteri Bahlil Janji Bangun 6 SPBU Nelayan di Maluku

Menurutnya, perdamaian dan persatuan ini menjadi tanda, umat telah bangkit dari hidup yang lama.

“Rasanya untuk saat ini, kita di Kepulauan Kei sangat membutuhkan hal itu, sebagaimana kita orang berdosa merindukan pengampunan saat kebangkitan Kristus maka dalam konteks kehidupan saat ini relevansinya kedamaian sejati,” jelasnya.

Selain kesiapan batin, aspek liturgis seperti dekorasi altar juga disesuaikan dengan makna hari raya, mulai dari nuansa putih di Kamis Putih hingga merah yang melambangkan pengorbanan di Jumat Agung hingga perayaan misa Paskah di malam nanti.

Dirinya juga menjelaskan, Paroki Faan ini merupakan gabungan tiga stasi yakni Sathean, Wearlilir dan Faan maka itensitas kehadiran umat dapat ditampung dalam bangunan Gereja yang cukup luas.

Baja Juga :  Kapolres Maluku Tenggara Sebut Kematian Perempuan di Perusahaan Lik Bukan Tindak Kekerasan

“Untuk perayaan malam Paskah ada penambahan tenda dan kursi hanya di Stasi Wearlilir, mengingat yang lainnya memiliki bangunan Gereja yang luas dan memadai,” kata dia.

Melalui kesiapan batin dan dukungan teknis yang matang, rangkaian ibadah Paskah di Paroki Faan diharapkan berjalan dengan aman dan penuh khidmat.

“Kami berharap umat lebih sadar lagi bahwa Paskah ini merupakan Peristiwa Iman, jadi sebisa mungkin dirayakan secara rohani jangan sampai memaknai akhir puasa dan pantang dengan pesta pora dan konsumsi minuman keras, mari merayakan Paskah dengan tertib” pungkasnya.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM