AmbonBerita

Temuan 212 Kasus HIV di Ambon hingga Agustus, Dinkes Tekankan Pentingnya Deteksi dan Pengobatan

×

Temuan 212 Kasus HIV di Ambon hingga Agustus, Dinkes Tekankan Pentingnya Deteksi dan Pengobatan

Sebarkan artikel ini
23/9/2026 - AIDS
ILUSTRASI: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon mencatat 212 kasus HIV baru hingga Agustus 2026. (FREEPIK)

AMBON, JENDELAMALUKU.COMDinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon mencatat 212 kasus baru HIV sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Pemerintah daerah menilai temuan tersebut juga menunjukkan semakin aktifnya upaya deteksi dan penjangkauan terhadap masyarakat.

Kepala Dinkes Kota Ambon, Johan Stefanus Norimana mengatakan, angka tersebut merupakan kasus baru yang ditemukan hingga Agustus 2026.

Sebagai pembanding, sepanjang 2025 tercatat 324 kasus HIV.

Menurut Johan, bertambahnya kasus yang terdeteksi tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai kondisi yang semakin buruk.

Justru, semakin banyak kasus yang ditemukan memungkinkan pasien memperoleh pengobatan dan edukasi lebih cepat.

“Sebenarnya lebih banyak ditemukan kasus itu lebih baik. Kalau tidak ketemu, itu yang berbahaya. Karena kalau ketemu, ada pengobatan, ada edukasi, dan sebagainya,” ujar Johan seperti yang dikutip dari Media Center Ambon, Rabu (23/92026).

Baja Juga :  Wayame Hydro Bae, Inovasi Pertamina yang Ubah Krisis Air Jadi Peluang Ekonomi untuk Warga Ambon

Ia menjelaskan, peningkatan temuan kasus juga tidak terlepas dari kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan serta dukungan berbagai pihak dalam proses penjangkauan.

Salah satunya melalui Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pendamping yang membantu menjangkau orang dengan HIV.

Di sisi lain, Dinkes Kota Ambon mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan stigma maupun perlakuan diskriminatif kepada orang dengan HIV.

Johan menegaskan, orang dengan HIV tetap dapat menjalani kehidupan dan beraktivitas secara produktif dengan dukungan serta penanganan yang tepat.
“Orang dengan HIV itu bukan musuh. Walaupun mereka sakit, kita tetap bisa menjangkau mereka,” katanya.

Johan juga menegaskan bahwa HIV tidak menular melalui kontak sosial sehari-hari.

Baja Juga :  Resahkan Warga, Buaya Sepanjang Lebih 2 Meter di Sathean Maluku Tenggara Akhirnya Ditangkap

Karena itu, masyarakat diharapkan tidak menjauhi orang dengan HIV, melainkan memberikan dukungan agar mereka tetap mendapatkan akses layanan kesehatan dan pengobatan.

Sementara terkait asal daerah pasien yang ditemukan, Dinkes Kota Ambon masih melakukan pendataan.

Namun, Johan memastikan seluruh pasien yang dinyatakan positif HIV dan memperoleh layanan kesehatan di Kota Ambon tetap mendapatkan penanganan tanpa membedakan apakah mereka merupakan warga Kota Ambon maupun pendatang.

“Mau warga pendatang atau tidak, tetap kami layani, karena risikonya besar,” pungkasnya.(*)

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM