LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM – Harga sembako di Pasar Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) terpantau normal, Sabtu (24/1/2026).
Pantauan Jendelamaluku.com, harga telur produksi Surabaya naik tipis Rp. 75 ribu per rak dari harga normal Rp. 65 ribu per rak.
Sementara telur produksi lokal asal Desa Ngadi, Kecamatan Dulah Selatan stabil di harga Rp. 70 ribu per rak.
Naik tipis dari harga sebelumya Rp. 65 ribu per rak.
Untuk Gula jenis KBA masih di angka yang sama yakni Rp. 20 ribu per kilo.
Per karung ukuran 50 kilo dibandrol Rp. 850 ribu.
Minyak Kitta refil masih di harga Rp. 20 ribu, sementara kemasan botol Rp. 20 ribu.
Bimoli dan Sania masih di angka Rp. 25 ribu per liter,
Beras Mawar merah 5R Rp. 290 ribu per karung ukuran 17 kilo.
Beras jenis sumo dibandrol Rp. 390 ribu per karung ukuran Rp. 20 kilo.
Beras KW dihargai Rp. 15 ribu per kilo, per karung ukuran 17 kilo Rp. 230 ribu.
“Harga-harga masih stabil, tidak ada kenaikan yang signifikan,” ujar Danci, salah seorang pedagang di pasar Langgur.
Ia mengatakan, untuk harga gula dan minyak relatif stabil, ditunjang dengan melimpahnya stok barang.
“Harapan kami, semoga harga bisa tetap terkendali, karena salah satu faktor kenaikan harga barang juga ditentukan pelayaran kapal yang membawa stok barang,” pungkasnya.







