Perhatian terhadap wilayah 3T turut terlihat ketika Arsyadany berdialog dengan pegawai Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bobong dan ULP Elat yang menjalankan tugas pelayanan di wilayah dengan tantangan geografis dan akses yang tidak mudah.
Kepada para pegawai tersebut, Arsyadany mendorong agar kualitas pelayanan tetap dijaga sembari memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan menggali potensi ekonomi di wilayah masing-masing.
Penguatan akses listrik di wilayah 3T diharapkan tidak hanya berdampak pada tersedianya energi bagi masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi berkembangnya aktivitas ekonomi dan potensi daerah.
PLN UIW MMU selanjutnya terus mendorong peningkatan keandalan sistem, perluasan elektrifikasi dan penyelesaian program Lisdes secara bertahap untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin merata di Maluku dan Maluku Utara.(*)







