AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (17/8/2026), berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Salah satu perhatian dalam upacara yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku tersebut adalah kehadiran dua mantan Gubernur Maluku, Karel Alberth Ralahalu dan Murad Ismail.
Keduanya hadir bersama jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, veteran, serta berbagai elemen masyarakat untuk memperingati momentum kemerdekaan.
Upacara yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” itu dimulai sekitar pukul 09.30 WIT. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Sementara posisi Komandan Upacara dipercayakan kepada AKBP Handy Senonugroho.
Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2008 dan kini menjabat sebagai Kasubdit 3 Tindak Pidana Korupsi pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku.
Adapun Perwira Upacara dijabat AKBP Janny Parinussa, S.H., M.H., yang saat ini mengemban tugas sebagai Kabagbinopsnal Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku.
Rangkaian upacara semakin istimewa dengan keterlibatan putra-putri terbaik dari sejumlah kabupaten/kota di Maluku dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.
Rohobangsa Angkotasan dari SMA Negeri 16 Maluku Tengah dipercaya sebagai Komandan Pasukan 17.
Tiga anggota pengibar bendera masing-masing Dion Lalitak dari SMK Negeri 1 Kota Ambon, Mohamad Bagas Bambang Dwi Putra dari SMA Negeri 2 Maluku Tenggara, dan Jesen Wendri Samson dari SMA Negeri 5 Maluku Barat Daya.
Sementara itu, tugas membawa Sang Saka Merah Putih dipercayakan kepada Eny Jumianty, siswi SMA Negeri 1 Kabupaten Buru.
Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur George Watubun turut mengambil bagian dalam prosesi dengan membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Setelah seluruh rangkaian upacara selesai sekitar pukul 11.00 WIT, kegiatan dilanjutkan dengan aubade yang dibawakan siswa-siswi SMA dan SMK se-Kota Ambon.
Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam upacara tersebut, di antaranya jajaran Forkopimda Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Maluku, serta para anggota veteran Republik Indonesia.
Kehadiran dua mantan gubernur bersama jajaran pemerintahan dan elemen masyarakat menjadi gambaran kesinambungan dalam memperingati perjuangan bangsa sekaligus membangun Maluku.
Peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Merdeka Ambon pun tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang jasa para pejuang serta memperkuat persatuan dan semangat gotong royong.







