“Beban kalian hanya satu: berlatih dan berjuang meraih prestasi. Urusan kebutuhan dan fasilitas adalah tanggung jawab pengurus dan pemerintah,” katanya.
Dalam dialog tersebut, masing-masing cabor turut memaparkan kondisi tim, target medali, serta kebutuhan perlengkapan latihan, mulai dari peralatan olahraga hingga fasilitas pendukung lainnya.
Seluruh usulan tersebut akan dihimpun dan diprioritaskan sesuai kemampuan keuangan daerah.
Thaher berharap, penyusunan roadmap pembinaan dalam sepekan ke depan menjadi pijakan untuk meningkatkan daya saing Maluku Tenggara pada Popmal 2027.
Ia juga mengajak seluruh atlet menjadikan kebanggaan terhadap daerah sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik.
“Dengan kerja keras, persatuan, dan perencanaan yang baik, kita mampu melampaui capaian yang sudah diraih sebelumnya,” pungkasnya.(*)






