Maluku Tenggara

Penutupan Festival Pesona Meti Kei, Pelaku UMKM Ngaku Omzet Sehari Meroket

×

Penutupan Festival Pesona Meti Kei, Pelaku UMKM Ngaku Omzet Sehari Meroket

Sebarkan artikel ini

FPMK 2025

28/10/2025 - Pisang Enbal
FPMK: Jajanan khas Maluku Tenggara di Pantai Ohoilir saat acara FPMK berlangsung, Senin (27/10/2025).

LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM – Penutupan Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2025 yang digelar di Pantai Ohoilir, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), membawa berkah tersendiri bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Salah satunya adalah Perpetua Jamlean, yang mengaku omzet penjualan pisang enbal dan kelapa muda meningkat tajam dibanding hari-hari biasa.

Menurut Perpetua, keikutsertaannya dalam event yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara melalui Dinas Pariwisata ini sangat membantu meningkatkan pendapatan.

“Hari ini mencapai ratusan ribu, berbanding terbalik dengan hari biasanya yang hanya ada proses produksi ketika ada pesanan saja,” ungkapnya saat diwawancarai JendelaMaluku.com di lokasi, Senin (27/10/2025).

Ia menjelaskan, barang dagangan yang dijual antara lain pisang enbal panas seharga Rp30 ribu per porsi, kelapa muda Rp5 ribu per buah, serta aneka snack dan air mineral Rp5 ribu per botol.

“Prinsipnya kami tidak mau dibanderol dengan harga mahal, karena ingin perputaran uang juga cepat,” cetusnya.

Perpetua menambahkan, kegiatan festival ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama bagi pedagang kecil yang bisa merasakan peningkatan penjualan secara signifikan.

“Kalau hari-hari biasa pembeli sepi, kadang-kadang kita hanya dapat cukup untuk beli kebutuhan harian. Tapi kalau ada event seperti ini, banyak orang datang,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Malra yang telah memilih Pantai Ohoidertawun sebagai lokasi penutupan FPMK 2025.

“Kami meminta terima kasih banyak, jualan kami bisa laris,” pungkasnya.(*)

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM