MalukuMaluku Tengah

PLN UP3 Ambon Edukasi Pelajar Maluku Tengah Jadi Pelopor Budaya Aman Berlistrik

×

PLN UP3 Ambon Edukasi Pelajar Maluku Tengah Jadi Pelopor Budaya Aman Berlistrik

Sebarkan artikel ini
16/7/2026 - PLN 4
Para siswa ketika diperkenalkan dengan aplikasi PLN Mobile. (Courtesy - PLN UIW MMU)

MASOHI, JENDELAMALUKU.COM – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Hitu mengedukasi pelajar SMA Negeri 62 Maluku Tengah mengenai keselamatan ketenagalistrikan dan pemanfaatan layanan digital melalui program Baronda Sekolah.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya PLN meningkatkan literasi kelistrikan sejak usia sekolah agar generasi muda memahami penggunaan listrik yang aman sekaligus mengenal layanan kelistrikan berbasis digital.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Noer Soeratmoko menuturkan, edukasi kepada generasi muda merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap penggunaan energi listrik yang aman dan bertanggung jawab.

“PLN tidak hanya bertugas menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk membangun kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan energi listrik secara aman dan bertanggung jawab. Melalui edukasi kepada generasi muda, kami berharap dapat menciptakan masyarakat yang semakin peduli terhadap keselamatan listrik serta memahami berbagai kemudahan layanan PLN,” tutur Soeratmoko.

Baja Juga :  Ban Pecah di Pantai Ngurbloat? Tenang, Ada Bengkel Delon yang Siaga Membantu

Dalam kegiatan tersebut, tim PLN memperkenalkan proses bisnis kelistrikan, mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga pelayanan kepada pelanggan. Para siswa juga diajak memahami bagaimana energi listrik disalurkan hingga dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, peserta memperoleh materi mengenai Keselamatan Ketenagalistrikan (K2), yang meliputi potensi bahaya listrik, penggunaan peralatan listrik yang sesuai standar, serta langkah-langkah pencegahan kecelakaan akibat listrik di rumah maupun di lingkungan sekolah.

PLN juga memperkenalkan aplikasi PLN Mobile sebagai layanan digital yang memudahkan pelanggan mengakses berbagai kebutuhan kelistrikan, seperti pembayaran tagihan, pembelian token, pengajuan pasang baru maupun tambah daya, hingga penyampaian pengaduan.

Baja Juga :  Tekuk Swiss 3-1, Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Manager PLN UP3 Ambon, Ramli Malawat mengatakan, program Baronda Sekolah merupakan bentuk kepedulian PLN dalam membangun budaya keselamatan listrik sekaligus mempererat hubungan dengan dunia pendidikan.

“Kami ingin generasi muda tidak hanya mengetahui manfaat listrik, tetapi juga memahami pentingnya keselamatan dalam penggunaannya. Harapannya, para siswa dapat menjadi penyambung informasi yang baik bagi keluarga dan masyarakat sehingga budaya aman berlistrik semakin kuat,” kata Ramli.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti siswa dan guru. PLN berharap para pelajar dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing sehingga budaya aman berlistrik semakin berkembang di tengah masyarakat.(*)

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM