AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, berharap pembangunan Pasar Apung Batu Merah atau Hatukau Waterfront City mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) di kawasan Pantai Ruko Batumerah, Kecamatan Sirimau, Rabu (8/4/2026).
“Kami berharap pembangunan pasar ini akan berdampak positif untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Ambon. Hal ini tentu mendukung upaya pemerintah kota bersama Pemerintah Provinsi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan Pasar Apung Batu Merah mengusung konsep waterfront city yang menitikberatkan pada penataan kawasan pesisir agar lebih tertata, estetis, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah pesisir.
Menurutnya, konsep tersebut dirancang untuk memastikan pembangunan di sepanjang pesisir Teluk Ambon dilakukan secara terencana, terintegrasi, dan presisi sehingga pemanfaatan ruang dapat berjalan optimal.
“Melalui konsep ini, pembangunan kawasan pesisir di Teluk Ambon diharapkan dilakukan secara terstruktur dan terintegrasi agar penataan ruang bisa terlaksana dengan baik,” jelasnya.
Selain aspek ekonomi dan penataan kawasan, Wattimena juga menekankan pentingnya pengelolaan pasar yang ramah lingkungan, khususnya dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini masih menjadi tantangan.
“Pasar ini harus memastikan tidak ada lagi pembuangan sampah ke laut. Pengelolaannya harus dilakukan dengan baik agar mendukung seluruh perencanaan yang telah disusun,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku atas dukungan dalam pembangunan proyek tersebut.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur Hendrik Lewerissa dan Pemerintah Provinsi Maluku atas dukungannya. Sinergi ini sangat dibutuhkan agar pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.(*)







