Bandara Karel Sadsuitubun merupakan salah satu pintu utama mobilitas masyarakat serta distribusi barang dari dan menuju Maluku Tenggara.
Karena itu, potensi gangguan penerbangan akibat kondisi jarak pandang perlu diantisipasi sejak dini.
Pemkab Maluku Tenggara memastikan pemantauan titik api dan koordinasi lintas sektor terus dilakukan.
Upaya tersebut ditujukan untuk mencegah kebakaran berkembang lebih luas sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas penerbangan.(*)







