TUAL, JENDELAMALUKU.COM – Pemerintah Kota Tual melalui Dinas Ketahan Pangan (Ketapang) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas harga pangan di daerah.
Kali ini lokasi gerakan pangan murah di Desa Fidatan, Kecamatan Pulau Dullah Utara, yang merupakan lokasi bentrokan beberapa waktu lalu.
Dalam gerakan pangan murah dijual 11 Komoditas dengan harga subsidi, misalnya beras Setra Ramos, Beras SPHP yang dijual dengan Rp. 75 ribu lebih murah dibandingkan harga pasaran Rp. 85 ribu per kilo dan beberapa komoditas lainnya.
Sekertaris Dinas Ketapang Dominggus Kastanya mengatakan, gerakan pangan murah yang dilakukan hari ini sekaligus sebagai langkah rekonsiliasi.
“Konsentrasi hari ini dilakukan untuk gerakan pangan murah rekonsiliasi, atas arahan dan permintaan dari Wawali Tual,” ujarnya. Jumat (6/3/2025).
Menurutnya, ini merupakan program prioritas pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan menjawab kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri.
“Diharapkan gerakan pangan murah ini dapat membantu masyarakat, karena kita menjual beberapa komoditas strategis yang kerap menjadi pemicu inflasi, harganya di pasar juga sudah mulai meningkat,” jelasnya.
Dirinya juga menegaskan, gerakan pangan murah ini bukan hanya ditujukan untuk masyarakat Fidatan tapi di Kecamatan Pulau Dullah Utara.
“Minimal 50 persen masyarakat di Kota Tual dapat menikmati gerakan pangan murah yang dilaksanakan hari ini,” pungkasnya.






