LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM – Ketua DPRD Maluku Tenggara, Stepanus Layaan minta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) pantau stok dan harga pangan guna mengantisipasi lonjakan harga menjelang puasa Ramadan 2026.
“Kami meminta Dinas Ketapang agar pro aktif dalam pemantauan stok pangan di pasar tradisional, dan gerai moderen di Malra,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Ia mengatakan, pemantauan harus dilakukan jauh-jauh hari, jangan sampai sudah mendekati ramadan baru dilakukan.
“Stok barang sangat berimplikasi langsung ke harga bahan pangan, oleh karena itu antisipasi lonjakan harga juga harus dilakukan Disperindag,” terangnya.
Saat ini, lanjutnya terjadi efisiensi yang tentunya akan berdampak luas kepada kelangsungan hidup masyarakat, untuk itu upaya sebagai solusi meringankan beban masyarakat harus dilakukan.
“Jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan ini untuk dapat menaikan harga kebutuhan sepihak, agar mendapatkan keuntungan lebih dari biasanya,” imbuhnya.
Terutama kebutuhan akan minyak tanah, untuk Disperindag agar tetap berkoordinasi dengan Pemkab Malra guna memantau distribusi.
” Jangan sampai ada kelangkaan, segera gelar sidak ke agen terdekat aga dapat menemukan titik permasalahan apakah ditimbun atau dijual kepada pihak lain bukan ke masyarakat,” pungkasnya.







