LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Stepanus Layanan, meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memperketat pengawasan terhadap stabilitas harga serta ketersediaan bahan pangan di pasar maupun pusat distribusi.
Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga dan kelangkaan kebutuhan pokok yang dapat berdampak pada masyarakat.
Layanan menegaskan, inspeksi mendadak (sidak) harus rutin dilakukan guna memastikan distribusi barang berjalan lancar dan tidak ada upaya penimbunan yang dapat memicu kenaikan harga.
“Stabilitas harga menjadi perhatian utama kami menjelang Nataru. Kami memastikan distribusi berjalan lancar, tidak ada kelangkaan, dan harga tetap terjangkau oleh masyarakat,” ungkapnya, Jumat (5/12/2025).
Ia menambahkan bahwa pengawasan tidak hanya sebatas pasokan, tetapi juga mencakup kelayakan barang yang dijual di toko retail maupun pusat perbelanjaan.
Menurutnya, Disperindag perlu meningkatkan sidak untuk memastikan masyarakat memperoleh produk pangan yang aman dikonsumsi.
“Kami meminta sidak ditingkatkan agar masyarakat mendapatkan bahan pangan layak konsumsi, juga memastikan agen menjual pangan yang layak,” pintanya.
Layanan turut mengingatkan bahwa perayaan Nataru bukan hanya momentum seremonial, tetapi juga mengandung tanggung jawab pemerintah dalam menjaga ketenangan sosial dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Terlebih pasokan pangan di Malra sebagian besar masih bergantung dari luar daerah.
“Kondisi ini perlu dicermati dari sisi waktu, jenis, dan jumlah pasokan. Kami berharap, semuanya dipersiapkan dengan baik. Agar masyarakat bisa mengakses dengan harga wajar. Sedikit kenaikan dapat dimaklumi,” pungkasnya.






